Realisasi Penerimaan Pajak Per 1 Desember Telah Melebihi Target

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memaparkan realisasi penerimaan pajak daerah target anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2022 telah melebihi target.

Hanya saja ditemukan beberapa jenis pajak ini belum mencapai target salah satunya pajak kendaraan bermotor (PKB), pajak air permukaan (PAP) dan pajak rokok.

“Tapi dari target total sebesar Rp 505,2 miliar kita sudah mencapai 110,51 persen atau Rp 558,3 miliar atau kelebihan Rp 53,1 miliar,” ungkap Kepala Bapenda Kaltara, Dr Tomy Labo kepada benuanta.co.id, Jumat 2 Desember 2022.

Walaupun begitu, pihaknya masih memiliki waktu selama 3 pekan di bulan Desember 2022 ini untuk mengejar kekurangan dari beberapa pajak yang sudah ditargetkan tersebut.

Baca Juga :  DPKP Kaltara Gelar Pasar Beras Murah Jelang Hari Keagamaan Nasional

“Tapi kita optimis bisa mencapai target selama 25 hari efektif ke depan,” bebernya.

Dia mengatakan jenis pajak yang dikelola Bapenda ada 5 jenis, pertama PKB dimana targetnya sebesar Rp 78,7 miliar dan terealisasi sebesar Rp 77,4 miliar atau baru 98,41 persen dan mengalami kekurangan Rp 1,2 miliar.

“Target untuk PKB sebelum APBD perubahan sebesar Rp 90 miliar dan setelah perubahan kita turunkan menjadi Rp 78 miliar. Namun sampai 1 Desember 2022 baru terealisasi sebesar 98,41 persen kita masih kekurangan Rp 1,2 miliar,” ucap Tomy.

Baca Juga :  Nunukan Targetkan sebagai Penghasil Jagung di Kaltara

Kedua pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) target Rp 95 miliar kini telah terealisasi Rp 98,4 miliar atau kelebihan Rp 3,4 miliar dengan persentase 103,65 persen. Ketiga Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) target Rp 280 miliar realisasinya mencapai Rp 335,1 miliar atau kelebihan Rp 55,1 miliar dengan persentase 119,70 persen.

Lalu keempat PAP, targetnya Rp 3,3 miliar terealisasi Rp 2,9 miliar ada kekurangan Rp 357,8 juta lagi untuk mencapai angka 100 persen dimana saat ini baru 89,16 persen.

Baca Juga :  Dishub Kaltara Upayakan Pengganti Pelabuhan Kayan I Masuk Dalam RIPN

“Untuk PAP memang kita harus lebih kerja keras lagi. Dimana PAP ini masih didominasi oleh Perusda Air Minum kabupaten kota,” jelasnya.

Kemudian pajak kelima adalah pajak rokok, target Rp 48,2 miliar realisasinya baru Rp 44,3 miliar atau kekurangan Rp 3,9 miliar dengan persentase 91,93 persen.

“Sebenarnya pajak rokok sudah melebihi target, karena kita ada penambahan target lagi sebesar Rp 5 miliar dari Rp 42 miliar menjadi Rp 48 miliar. Maka di bulan Desember ini kita usahakan penuhi,” pungkasnya.(*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *