Barang Bukti Sabu Hampir 1 Kg Dimusnahkan Satreskoba Polres Tarakan

benuanta.co.id, TARAKAN – Sabu dengan berat 982,18 gram dimusnahkan oleh Polres Tarakan pada Kamis, 17 November 2022 kemarin. Pemusnahan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tarakan dan turut hadir pula Kejaksaan Negeri Tarakan serta Badan Narkotika Nasional Kita Tarakan.

Kapolres Tarakan, AKBP Taufik Nurmandia menjelaskan, pemusnahan barang bukti ini berdasarkan laporan dari ketiga perkara narkotika. Adapun diantaranya yakni yang terjadi pada bulan Oktober 2022.

“Ini barang bukti dari hasil penyidikan dari Satreskoba Polres Tarakan juga sudah ada ketetapan dari Pengadilan Negeri Tarakan,” jelasnya, Kamis (17/11/2022).

Baca Juga :  Motor Seruduk Truk Logistik di Simpang Empat Jalan Mangga dan Rambutan Berakhir Damai

Ia menguraikan adapun tersangka dari kasus ini yakni RD yang terjadi pada 31 Oktober 2022, kemudian TR pada 24 Oktober 2022 dan juga ANA dengan tanggal yang sama.

Perwira melati dua itu melanjutkan, dari tersangka RD total barang bukti seberat 5,07 gram yang dimusnahkan seberat 3,95 gram. Sedangkan sisanya disisihkan untuk lab dan persidangan.

Dari tersangka TR total barang bukti 37,74 gram dan yang dimusnahkan seberat 36,74 gram. Sedangkan sisanya disisihkan untuk lab dan persidangan.

Baca Juga :  Maling Uang dan Hp di Tanjung Selor Ditangkap Polisi di Tarakan

“Untuk tersangka ANA dengan berat 942,49 gram dan akan dimusnahkan 941,49 gram. Sisanya disisihkan untuk lab dan persidangan, total yang dimusnahkan 982,18gram,” urainya.

Pemusnahan ini dilakukan dengan cara serbuk kristal putih tersebut dilarutkan dan kemudian diaduk-aduk ke dalam air.

Terpisah, Kasat Reskoba Polres Tarakan, IPTU Dien F Romadhoni mengatakan dalam perkara ini masih terdapat satu orang yang masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Ia menyebutkan dari tersangka TR dan ANA masih memiliki keterkaitan dan telah masuk ke tahap satu penyidikan sebelum proses ke tahap dua.

Baca Juga :  Kejari Nunukan Hentikan Perkara Pencurian Hp di Ponpes Secara Restorative Justice

“Yang hampir sekilo ini bosnya namanya MR yang masih DPO. Ini yang katanya mendatangkan barang bukti narkotika ini dari Malaysia,” sebutnya.

Sedangkan untuk perkara RD masih berada pada proses menuju tahap satu. Ketiganya pun dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 junto Pasal 132 Ayat 1 subsider Pasal 112 Ayat 2 junto Pasal 132 Ayat 1 huruf a Undang Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.(*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *