Gubernur Sulsel Disebut Tidak Memiliki Kesungguhan Melanjutkan Stadion Mattoanging

benuanta.co.id, SULSEL – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman disebut tidak memiliki kesungguhan untuk melanjutkan pembangunan Stadion Mattoanging Makassar.

Padahal Stadion Mattoanging dibongkar di era kepemimpinan yang sama, ketika Nurdin Abdullah (NA) masih menjabat Gubernur Sulsel, namun pembangunannya terhenti lantaran NA ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tetapi ketika jabatan NA dilanjutkan Andi Sudirman nasib Mattoanging menjadi tanda tanya.

Anggota Komisi E DPRD Sulsel, Rusdin Tabi menilai, bahwa di era Nurdin Abdullah memiliki keberanian membongkar Stadion Mattoanging, kemudian ingin dibangun dengan kapasitas penonton cukup besar.

“Satu-satunya yang punya nyali Pak NA. Seandainya beliau tidak dapat musibah, saya yakin stadion itu sudah ada saat ini. Memang beliau punya kesungguhan untuk membangun itu,” kata Rusdin Tabi ketika rapat kerja dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel, Senin, (14/11).

Baca Juga :  Jokowi Pamer Rute Rel Kereta Api di Sulawesi Selatan, Coba Simak Keadaan Aslinya

Dengan demikian, Rusdin mempertanyakan, bahwa Andi Sudirman yang yang merupakan Wakil dari Nurdin Abdullah justru terkesan tidak memiliki kesungguhan untuk melanjutkan Stadion Mattoanging.

Padahal menurut Rusdin Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman merupakan pasangan calon Gubernur dan calon wakil gubernur di Pilgub Sulsel serta memiliki visi-misi yang sama.

“Bagaimana ini kalau ada satu pasang yang maju di Pilgub, membuat satu visi-misi, namun begitu 01 nya kena musibah, 02 tidak mau melanjutkan visi-misi. Memang Pak Gubernur (Andi Sudirman) ini tidak punya kesungguhan untuk membangun Stadion Mattoanging,” katanya.

Baca Juga :  Mendagri Imbau Kepala Daerah Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah

Sebagaimana diketahui, proyek pembangunan Stadion Mattoanging telah mengalami gagal tender sebanyak dua kali, dengan anggaran sebesar Rp66,2 miliar yang bersumber dari APBD Pokok 2022. Kemudian dapat dipastikan bahwa stadion tersebut sulit terealisasi tahun ini.

Menanggapi itu, Kepala Dispora Sulsel Andi
Arwin Azis mengaku, gagal tender pembangunan Stadion Mattoanging karena kecilnya anggaran yang disiapkan oleh pemerintah.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Ikut Merespon Ibu di Gowa yang Cekoki Bayinya dengan Kopi

“Setelah kita coba akhirnya tidak ada
lagi. Berarti yang salah di sini jumlah anggarannya pak. Perlu dipikirkan untuk ditingkatkan,” kata Arwin Azis dalam rapat kerja bersama Komisi E DPRD Sulsel.

Informasi yang dihimpun anggaran pembangunan Stadion Mattoanging tahun ini kabarnya akan dialihkan untuk membayar utang Pemprov Sulsel, yaitu Dana Bagi Hasil (DBH) ke daerah. Di mana Pemprov Sulsel memiliki beban DBH sebesar Rp418 miliar sesuai rekomendasi Kementrian Dalam Negeri.(*)

Reporter: Akbar

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *