Pintu Perbatasan Long Midang-Bakelalan Ditutup Pemerintah Sarawak 14-17 November

benuanta.co.id, NUNUKAN – Sempat dibuka kembali, pasca beredarnya surat yang ditandatangani oleh Timbalan Setiausaha Kerajaan Serawak (Pentadbiran) merangkap Timbalan Pengerusi Jawatankuasa Pengurusan Bencana Negeri Serawak, Datu Buckland Bangik yang berbunyi pembukaan sempadan (perbatasan) antarabangsa (negara) Bakelalan (Serawak) dan Krayan (Kaltara) untuk tujuan pergerakan sosial dan aktiviti ekonomi, tertanggal Jumat (4/11/2022) lalu, kini pintu perbatasan Long Midang-Ba Kelalan kembali ditutup Pemerintah Sarawak, Malaysia.

Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Camat Krayan, Ronny Firdaus membenarkan untuk sementara pintu perbatasan Long Midang-Ba Kelalan kembali di tutup kembali atas instruksi Bapak Residen Divisi Limbang.

Baca Juga :  301 WNI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia

“Iya betul, pintu perbatasan ditutup lagi sementara terhitung dari hari ini Senin, 14 November 2022 hingga Kamis, 17 November 2022 mendatang,” kata Ronny Firdaus kepada benuanta.co.id, Senin (14/11/2022).

Diungkapkannya, hal tersebut berdasarkan adanya instruksi tersebut dari Residen Divisi Limbang, yang mana penutupan semantara lantaran untuk upacara peresmian pembukaan kembali perbatasan Ba’kelalan Sarawak Malaysia Long Midang Indonesia secara resmi.

Baca Juga :  Pastikan Kesiapsiagaan Bencana Kebakaran, Damkar Nunukan Cek Apar di Kampung Nelayan 

Ronny mengutarakan, upacara pembukaan pembukaan kembali perbatasan akan dilaksanakan pada Kamis, 17 November 2022 mendatang, yang mana pembukaan tersebut akan diresmikan secara langsung oleh Wakil Perdana Menteri Sarawak Datuk Hj Awg Tengah Ali Hassan.

“Mungkin nanti dari pihak Serawak akan menyampaikan arahan-arahan secara langsung, pasar lockdown 2 tahun sempat tidak ada pegawai diatur, jadi nanti ini secara resmi dibuka kembali jadi pihak pemerintah Sarawak akan menempatkan kembali pegawainya di pintu perbatasan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Konsulat RI-Tawau Fasilitasi Dokumen Paspor bagi 870 PMI di Malaysia

Ronny menyampaikan, dengan adanya instruksi tersebut, segala aktivitas keluar masuk baik orang maupun barang tidak diperbolehkan.

“Semuanya tutup lagi sementara, jadi kita hanya menunggu nanti setelah upacara pembukaan perbatasan selesai baru semuanya boleh ada aktivitas lagi,” pungkasnya.(*)

Reporter : Novita A.K

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *