Tingkatkan Kualitas, DPKP Kaltara Berikan Bantuan Alat Penggiling Padi Kepada Petani

benuanta.co.id, BULUNGAN – Guna meningkatkan produksi padi di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) utamanya dalam pengelolaan hasil, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kaltara sebelumnya telah menyerahkan bantuan Rice Milling Unit (RMU) kepada petani.

Kepala DPKP Provinsi Kaltara Ir. Heri Rudiyono, M.Si melakukan monitoring langsung ke penerima bantuan RMU atau biasa disebut alat penggiling padi di Desa Tanjung Lapang Kecamatan Malinau Barat, Kabupaten Malinau.

Baca Juga :  Kegiatan Konstruksi di Kaltara Wajib Pakai Produk Dalam Negeri

“Adapun RMU yang dihibahkan berupa dua alat yakni Husker dan Polisher,” ucap Heri Rudiyono.

Dia menjelaskan Husker adalah alat untuk memecah GKG (Gabah Kering Giling) hingga menjadi beras pecah kulit. Selanjutnya, beras yang sudah pecah dimasukkan dalam Polisher untuk dapat menghasilkan beras yang siap untuk dijual.

“Alat ini untuk membantu petani kita untuk menghasilkan beras yang siap dijual,” paparnya.

Baca Juga :  Kegiatan Konstruksi di Kaltara Wajib Pakai Produk Dalam Negeri

Kata dia, setelah menjadi beras atau pasca digiling dengan RMU, maka harga pun menjadi lebih tinggi, sehingga nilai tukar produksi pertanian pun bisa naik di tingkatan petani.

“Dengan begitu, petani tentu akan memperoleh tambahan penghasilan yang lebih besar,” tutur Heri Rudiyono.

Dia menambahkan pada tahun 2022 ini, terdapat 2 unit Husker dan Polisher yang diberikan ke Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di 2 Kabupaten yakni Kabupaten Malinau dan Kabupaten Tana Tidung.

Baca Juga :  Kegiatan Konstruksi di Kaltara Wajib Pakai Produk Dalam Negeri

“Adapun anggaran bantuan tersebut bersumber dari Satker Tugas Pembantuan Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian,” pungkasnya.(adv)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *