Stok Beras Capai 250 Ton, Bulog Tarakan Jamin Ketersediaan Aman hingga Akhir 2022

benuanta.co.id, TARAKAN – Menjelang Natal dan pergantian tahun 2022 secara khusus kebutuhan pangan pada sektor beras mengalami peningkatan.

Kepala Cabang Bulog Kota Tarakan, Apriansyah mengatakan bulan November kini telah menerima pasokan beras sebanyak 250 ton.

“Bulan ini Kota Tarakan sudah ready stok beras ada kurang lebih 250 ton. Karena memang secara perhitungan kebutuhan pangan di Tarakan 100 sampai 120-an ton per-bulan. Nah November ke Desember kalau 250 ton sudah lebih dari cukup,” ucap Apriansyah Selasa (8/11/2022).

Baca Juga :  Dinkes Tarakan Tingkatkan Kewaspadaan Virus Nipah

Diungkapkannya untuk laporan masuk ke Bulog tentang kebutuhan komoditas beras setiap bulan bisa mencapai 100 hingga 120 ton.

“Kalau untuk beras kurang lebih 100 sampai 120 ton per bulan khusus di perum Bulog. Kalau gula pasir per-bulan bisa sekitar 50-an ton tapi fluktuatif,” ucapnya.

Ia mengungkapkan kebutuhan komoditas gula pasir di Kota Tarakan perlu didatangkan banyak dari luar daerah.

“Kalau berharap sama penggilingan. Penggilingan suatu waktu kan pasti akan kehabisan bahan baku sehingga kalau diprediksi nanti ditingkat produsen kekurangan bahan baku ini gula pasir bisa berkurang produksinya harganya bisa ikut naik,” tuturnya.

Baca Juga :  Pembeli Enggan Berbelanja, Pedagang Keluhkan Banjir di Pasar Gusher

Tak hanya itu, pihaknya menjelaskan saat ini Perum Bulog Tarakan pun sedang berproses bakal mendatangkan 200 ton komoditi untuk tahun 2023.

“Kalau stok Bulog kita ada 200 ton kita mau datangkan Bulan November 100 ton dan 100 ton lagi di Bulan Desember atau di bulan Januari, itu untuk stok di 2023. Kalau 2022 sudah ada kurang lebih 42 ton kalau dihitung-hitung dibantu stok-stok yang ada di distributor seharusnya sudah cukup sampai dengan akhir tahun,” ujarnya.

Baca Juga :  Selama Ramadan Polres Tarakan Antisipasi Balap Liar hingga Penimbunan Bahan Pangan

Menurutnya setiap 2 hingga 1 bulan menjelang pergantian tahun berbagai komoditi banyak dibutuhkan masyarakat.

“Seperti beras, gula, minyak goreng tinggal bagaimana kita mengantisipasinya saja jangan sampai tunggu gejolak dulu baru kita datangkan stoknya,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *