benuanta.co.id, TARAKAN – Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Kaltara di Kantor Kesyahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tarakan mengamankan 3 oknum pegawai. Ketiganya saat ini masih dalam proses pemeriksaan.
“Kita masih penyelidikan, sudah mengamankan barang bukti yang belum kita jelaskan secara detail. Kita dalami perannya masing-masing juga,” ucap Direskrimsus Polda Kaltara, Kombes Pol Hendy F Kurniawan saat ditemui usai penggeledahan, Selasa (8/11/2022).
Ia menegaskan pemeriksaan ini akan disesuaikan dengan mencocokan pada barang bukti yang ada. Dugaan dari kasus ini yaitu pungli pada penertiban Surat Persetujuan Berlayar (SPB).
Hendy melanjutkan OTT ini didasari oleh beberapa pengusaha kapal yang melapor bahwa terdapat tindakan pungli dari penerbitan SPB.
“Kita periksa di kantor Ditpamobvit Polda Kaltara, ini masalah gratifikasi. Kita akan dalami itu,” sebutnya.
Perwira melati tiga itu masih enggan berkomentar banyak terkait identitas dari oknum yang diduga pegawai KSOP Kelas III Tarakan itu. Ia menegaskan bahwa ketiga oknum itu masih akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Semuanya laki-laki, itu dulu ya kita akan periksa dulu masih panjang ini, untuk modusnya juga kita masih dalami,” tukasnya.
Terpantau saat ini terdapat satu mobil dinas plat merah dengan nopol KU 1127 J yang disegel di halaman parkir Kantor KSOP Kelas III Tarakan. Mobil tersebut belum diketahui milik siapa, namun mobil Avanza hitam tersebut merupakan milik salah satu oknum yang terseret dalam kasus ini. (*)
Reporter: Tim Benuanta
Editor: Yogi Wibawa







