benuanta.co.id, BULUNGAN – Seorang pria asal Sulawesi Selatan ditemukan meninggal dunia, setelah tertimbun runtuhan tanah di lubang tambang emas di Desa Sekatak Buji Kecamatan Sekatak. Peristiwa nahas ini terjadi pada sekitar pukul 10.00 Wita, Sabtu 5 November 2022.
Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar melalui Kapolsek Sekatak IPTU Mahmud mengatakan korban yang meninggal dunia ini terjadi lokasi tambang emas Baru Lama Desa Sekatak Buji.
“Jadi lubang yang dimasuki oleh korban tidak ada yang punya dan juga mereka tidak memiliki bos. Itu lubang lama orang-orang ini masuk, istinya meleles atau mencari sisa-sisa bekas tambang orang, seperti pemulung,” ucap IPTU Mahmud kepada benuanta.co.id, Ahad 6 November 2022.
Dia menjelaskan korban merupakan warga Jalan Korban Jiwa RT 04 RW 02 Desa Majjelling Kecamatan Maritenggae Kabupaten Sidrap Provinsi Sulawesi Selatan. Di Sekatak, korban tak sendiri saat mencari emas di bekas tambang orang lain, namun bersama teman-temannya.
“Saat mencari emas, korban bersama temannya yakni Muhammad Asri Yawing, Roni Setiawan dan Asroy,” bebernya.
Keterangan Muhammad Asri kepada polisi menjelaskan pada pagi hari Sabtu 5 November 2022, mereka berempat berangkat ke salah satu tambang bekas orang di tambang emas Baru Lama. Tak lama mereka pun masuk ke tambang milik Muhammad Hatta.
Muhammad Asri dan korban masuk ke dalam lubang untuk menggali material di dalam lubang dengan kedalaman kurang lebih 5 meter dengan menggunakan alat linggis
“Tiba-tiba rayapan tempat menggali lubang runtuh dan menimpa korban dan Asri yang pada saat itu jaraknya dengan korban kurang lebih 1,5 meter,” tuturnya.
Mahmud mengatakan posisi korban dan Asri pada saat tertimbun posisinya terlentang. Dimana Asri berusaha menggerakkan tangannya ke sebelah lubang. Tidak lama, Roni dan Asroy datang berusaha untuk menggali dan menarik korban dari dalam lubang dan membawanya ke atas lubang.
“Keduanya berhasil diselamatkan, hanya saja setelah berada diatas korban Supardi ternyata sudah meninggal dunia sedangkan Muhammad Asri tidak sadarkan diri,” paparnya.
Upaya yang dilakukan Polsek Sekatak membawa korban ke Puskesmas Sekatak dan membuat visum mayat. Hasil yang ditemukan di lokasi kejadian saat kegiatan proses menambang emas dan proses menggali rayapan tidak memasang safety pantongan kayu di dalam lubang rayapan yang mengakibatkan lubang rayapan tersebut runtuh.
“Hari ini korban akan diberangkatkan ke kampung halamannya atas permintaan pihak keluarga korban,” pungkasnya. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: Yogi Wibawa







