Pemkab Tana Tidung Siapkan 100 Stand Gratis bagi UMKM Selama Iraw

benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Bantu pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah(UMKM) dongkrak ekonomi Kabupaten Tana Tidung (KTT), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung siapkan ratusan stand gratis bagi pelaku UMKM selama merayakan pesta adat besar iraw.

Stand berukuran 2×2 meter persegi sengaja disiapkan oleh Pemkab Tana Tidung, agar para pelaku UMKM bisa memperkenalkan produk lokal KTT kepada masyarakat luas dan mendongkrak ekonomi KTT selama proses pelaksanaan Iraw.

“Ada sekitar 100 tenda yang kita siapkan disekitar lokasi perayaan Iraw KTT dan stand ini kita berikan secara gratis kepada para pelaku UMKM,” ujar Kepada Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi KTT, Hardani Yusri pada Jumat 28 Oktober 2022.

Baca Juga :  Realisasi APBN 2022 Lampaui Target, Angkanya Mencapai Rp 3,05 Triliun atau 92,99 Persen

Meski disiapkan secara gratis, namun harus ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh pelaku UMKM, jika ingin memiliki stand berjualan ini.

Dijelaskan oleh Yusri, tidak semua pelaku UMKM bisa ditempatkan dalam stand berjualan yang disiapkan oleh Pemkab Tana Tidung. Hanya pelaku UMKM yang berjualan jajanan khas KTT saja yang diberikan stand di Lokasi Lapangan Iraw.

Baca Juga :  12 Kasus DBD di Tana Tidung Awal Tahun 2023, Dinkes Gencarkan Fogging

“Karena fokus kita ingin memperkenalkan produk makanan KTT, sehingga hanya UMKM tertentu dan memenuhi kriteria saja yang bisa kita berikan untuk mengisi 100 stand ini,” ujarnya.

Meski demikian, namun bukan berarti Pemkab Tana Tidung akan melupakan pelaku UMKM jenis lainnya. Diungkapkan Yusri semua pelaku UMKM juga akan bisa berjualan di sekitaran lokasi Iraw hanya saja bukan di stand yang akan disediakan oleh Pemkab.

“Ada juga stand yang kita buat baru berukuran 4×4 untuk UMKM baju dan kain batik. Tapi posisinya agak disisi luar lapangan,” bebernya.

Baca Juga :  Dishub Kaltara Upayakan Pengganti Pelabuhan Kayan I Masuk Dalam RIPN

Yusri membeberkan saat ini stand yang disiapkan oleh Pemkab telah terisi semua, sehingga untuk pelaku UMKM yang belum mendapatkan stand dapat berjualan di lokasi Iraw, namun dengan membuat tempat sendiri.

“Silahkan berjualan namun harus rapi dan tidak berantakan, karena kita juga harus memikirkan arus lalu lintas masyarakat yang ingin menonton Iraw,” pungkasnya.(*)

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *