benuanta.co.id, TARAKAN – Sistem pelayaran menggunakan speedboat reguler di wilayah Kalimantan Utara tampaknya akan ada kemajuan berbasis teknologi. Kemajuan ini akan diterapkan pada sistem jual beli tiket berbasis elektronik. Artinya, cukup berbekal smartphone dan mendownload aplikasi, penumpang dapat membeli tiket dimanapun dan kapanpun.
Pengembang dan penginisiasi aplikasi Speedboat Online, Rury menjelaskan saat ini persiapan aplikasi tersebut sudah 90 persen. Adapun 10 persennya adalah penyelesaian sistem yang mendeteksi keberadaan speedboat.
“Kayak tracking juga, jadi hal-hal lain sudah selesai semua. Aplikasi pada dasarnya sudah bisa digunakan, dan sudah tersedia di play store,” jelasnya, Selasa (18/10/2022).
Kendati begitu, aplikasi yang ada di play store masih terus pihaknya update. Dalam pendirian aplikasi ini, pihaknya juga telah duduk bersama dengan para agen, pengusaha maupun stake holder terkait guna membahas hal-hal yang sekiranya perlu ada.
“Sudah sejak 2020 lalu kita gagas, saya pikir ini sudah sempurna. Saya harap dukungan masyarakat, agen, pemilik speed dan pemerintah juga sudah mendukung ya,” tuturnya.
Ia melanjutkan, aplikasi ini tidak seperti aplikasi e-ticketing pada umumnya. Aplikasi ini terdiri dari beberapa coorporate yang digabungkan menjadi satu. Ia menegaskan untuk target launching aplikasi ini pihaknya masih harus melalui proses lebih lanjut kepada agen maupun pemilik speedboat.
Dalam hal ini ia tak mau memaksakan kehendak bagi agen atau pemilik speedboat yang ingin menerapkan sistem e-ticketing ini. Namun ia menegaskan, di zaman era teknologi sudah seharusnya masyarakat bergerak mengikuti perkembangan zaman.
“Ya agen juga harus isi data-data dulu, siapa yang berkenan bersedia lebih dulu. Harapan kami di bulan ini atau bulan depan sudah berjalan,” sebut Rury.
Adapun mekanisme dalam pembelian tiket nantinya masyarakat tak perlu lagi datang ke pelabuhan untuk membeli. Cukup melalui aplikasi dan mendapatkan barcode berupa kode booking.
Terpisah, salah satu pemilik SB Sinar Baru Express, Suyanto mengaku sangat mendukung pelaksanaan tiket online ini. Menurutnya, hal ini sudah seharusnya. Terlebih nantinya aplikasi ini dapat meminimalisir pembelian tiket melalui calo.
“Seperti pesan dari Kabid Pelayaran Dishub Kaltara juga seharusnya kita sudah harus melek teknologi,” ucapnya.
Ia meyakini dengan kemudahan ini, tentu akan berdampak terhadap jumlah penumpang. Penumpang juga tidak harus ke pelabuhan untuk membeli tiket.
“Nanti sampai di pelabuhan ke agen dulu untuk boarding istilahnya,” tutupnya.(*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Ramli







