Pohon Tumbang Tutup Sebagian Jalan Poros Provinsi Kaltara

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Diduga akibat angin kencang yang disertai hujan lebat, satu pohon besar tumbang menutupi Jalan poros Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) di Desa Pimping, Kabupaten Bulungan.

Dari pantauan benuanta.co.id, pohon tumbang itu terlihat menutup hampir seluruh ruas Jalan poros Provinsi, yang membuat sejumlah pengendara mengalami kesulitan saat mencoba melintasi Jalan tersebut.

Salah satu pengendara yang ditemui oleh benuanta.co.id, Fiannur mengaku ketakutan saat melintasi Jalan itu. Pasalnya, bagian Jalan poros yang dapat dilintasi berada berdekatan dengan jurang yang curam.

Baca Juga :  Tiket Speedboat Tanjung Selor–Tarakan Kini Bisa Dibeli Online

“Mau bagaimana lagi hanya bagian itu yang bisa kita lewati dan jika dilihat memang cukup membahayakan, jalannya becek dan sisi sebelahnya merupakan jurang,” Kata Fiannur pada Senin, 17 Oktober 2022.

Mengingat kondisi pohon tumbang menutup ruas Jalan ini sangat membahayakan pengendara, Fiannur pun berharap agar pihak terkait dapat segera mengambil tindakan dan mengembalikan kondisi Jalan dalam keadaan normal.

Baca Juga :  HPN 2026 di Kaltara: Perkuat Sinergi Pers, Pemerintah, dan Masyarakat untuk Daerah Maju dan Berkelanjutan

“Mudahan cepat diatasi lah karena bahaya juga. Apalagi pohon yang tumbang ini berada tepat di tikungan jalan. Khawatirnya, ketika ada pengendara saling berpapasan mereka bisa saling baku tabrak,” bebernya.

Sementara itu, Leon yang merupakan warga setempat membeberkan saat ini para warga setempat sedang mengupayakan evakuasi pohon tumbang itu.

“Ini para warga masih kita tunggu berkumpul dan mengambil alat-alat untuk menetralisir pohon yang tumbang itu dan kita harap warga-warga lain atau pihak daerah juga bisa membantu,” terangnya.

Baca Juga :  Deteksi Dini Kunci Pencegahan Penyebaran HIV/AIDS

Terkait pohon tumbang ini, Leon menjelaskan pohon itu kemungkinan tumbang pada malam minggu lalu, lantaran tersambar petir dan jatuh akibat angin kencang.

“Karena kondisi cuaca semalam memang sangat parah, angin kencan, disertai hujan besar dan petir terus bergemuruh dan itu dimulai sejak Pukul 21.00 hingga tengah malam,” pungkasnya. (*)

Reporter: Osarade

Editor: Matthew Gregori Nusa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *