Tingkatkan Kompetensi Tenaga Konstruksi Bulungan, 30 Orang Ikuti SKK

benuanta.co.id, BULUNGAN – Meningkatkan kompetensi tenaga konstruksi di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Bidang Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPR Perkim) Provinsi Kaltara mengadakan kegiatan pembekalan dan uji kompetensi tenaga ahli konstruksi.

Sekretaris Dinas PUPR Perkim Kaltara, Dr. Ir. Rahmat Wahyu mengatakan sebelumnya Bidang Bina Jasa Konstruksi telah mengadakan pelatihan dan uji kompetensi tenaga ahli konstruksi di Kota Tarakan pada akhir September 2022 lalu. Kali ini pelatihan juga dilaksanakan di Kabupaten Bulungan.

“Pada hari ini kami mengadakan pelatihan tenaga ahli konstruksi di Kabupaten Bulungan. Inilah bentuk pembinaan terhadap tenaga ahli konstruksi di Kaltara,” ucapnya kepada benuanta.co.id, Rabu, 12 Oktober 2022.

Baca Juga :  Warga Tanjung Selor Keluhkan Ketersediaan Gas LPG 3 Kg, Pemkab Sebut Keterlambatan Distribusi

Dia mengatakan sebagaimana diketahui di tahun 2021 telah diberlakukan transisi setelah adanya pelantikan pengurus lembaga pengembangan jasa konstruksi (LPJK), dengan terbitnya Surat Edaran (SE) Menteri PUPR Nomor 21/SE/M/2021 tentang cara pemenuhan persyaratan perizinan berusaha pelaksanaan sertifikasi kompetensi kerja konstruksi dan pemberlakuan pada usaha serta sertifikat kompetensi kerja konstruksi.

“Maka perlu dilakukan kegiatan yang untuk menunjang terkait pembinaan dan peningkatan kapasitas dari tenaga kerja konstruksi. Dengan adanya aturan baru ini tentu kita akan mengalami banyak mengalami perubahan dan tantangan dalam pelaksanaan, bahkan sampai akhir bulan September itu masih ada regulasi baru,” tuturnya.

Baca Juga :  Akses Air Bersih Kini Tersedia bagi Masyarakat Kelubir

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi Dinas PUPR Perkim Kaltara, Korsiana mengatakan pelatihan dan uji kompetensi tenaga ahli konstruksi telah dilaksanakan di Kota Tarakan pada tanggal 27 hingga 29 September 2022.

Jumlah kelas yang di buka di Tarakan untuk uji pelatihan SKK ini, yaitu terdiri dari 3 sub kualifikasi yakni Manajemen Pengelolaan Bangunan Gedung ada 8 orang, Manajer Pelaksanaan Jalan/Jembatan ada 9 orang dan Ahli Muda Quantity Surveyor ada 10 orang.

Baca Juga :  Pelabuhan Kelubir Disiapkan, Bulungan Ingin Percepat Arus Logistik ke Tarakan

“Sedangkan untuk Bulungan hari ini diikuti 30 orang yang masing-masing sub kualifikasi ada 10 orang yang dilaksanakan mulai hari ini Rabu hingga Kamis 13 Oktober 2022,” ujar Korsiana.

Dia menambahkan untuk tujuan dari pelatihan ini untuk meningkatkan kompetensi tenaga ahli konstruksi yang dapat dibuktikan dengan SKK konstruksi guna meningkatkan daya saing tenaga kerja konstruksi lokal Kalimantan Utara baik nasional maupun internasional.

“Narasumber kita dari Universitas Kaltara dan Universitas Borneo Tarakan,” tutupnya.(*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *