benuanta.co.id, TARAKAN – Dalam mengantisipasi tumpukan pengendara pada perayaan puncak Iraw Tengkayu 8 Oktober 2022 Satlantas Polres Tarakan melakukan pengalihan arus jalan.
Kapolres Tarakan, AKBP Taufik Nurmandia melalui Kasat Lantas Polres Tarakan, AKP Rully Zuldh Fermana mengatakan kerawanan laka akan cenderung terjadi terlebih pada tanjakan pertama gunung Amal.
“Antrean kendaraan pasti panjang apalagi itu terjal dan ada beberapa ruas jalan yang tidak rata, sehingga dari situ kita buat satu arah,” katanya, Jumat (7/10/2022).
Nantinya skema arah akan dibuat untuk pengunjung yang berasal dari wilayah kota akan seluruhnya melewati gunung amal untuk menuju ke lokasi wisata Iraw Tengkayu. Untuk masyarakat yang hendak kembali atau pulang diarahkan melalu Mamburungan.
“Untuk detailnya nanti kita buatkan peta bisa dilihatlah, sebelumnya juga kita rapat persiapan dengan stakeholder lainnya sepeti jalur VIP kemudian fasilitas jalan ada juga yang diperbaiki kita tingkatkan lagi terutama yang di depan UBT,” jelasnya.
Rully mengatakan nantinya area jalan di depan UBT tersebut sudah dapat digunakan untuk 2 jalur. Diharapkan nantinya jalur ini dapat membantu pengendara untuk menuju Pantai Amal.
Pada hari ini, rangkaian acara Iraw juga telah dilaksanakan namun masih memiliki batasan normal untuk kepadatan pengunjung.
“Anggota sudah dari pagi di sama (Pantai Amal) itu sebelum Gunung Amal, ada juga sebelum masuk Amal Lama, di tempat kegiatan, terus di arus balik juga kita tempatkan personel, kita evaluasi lagi hari ini kalau ada kendala nanti kita perbaiki,” ungkapnya.
Tak hanya ruas jalan, kendaraan juga menjadi atensi misalnya pick up yang mengangkut orang atau mobil yang over kapasitas. Pihaknya akan melakukan teguran, namun dengan memperhatikan faktor lainnya.
“Sebenarnya kondisi pawai juga kemarin begitukan, kalau kita temukan ya kita hentikan dan himbau dulu lah,” sebutnya.
Perwira balok tiga tersebut mengatakan bahwa penutupan ruas jalan menjadi satu arah ini akan diberlakukan mulai pukul 08.00. Tak hanya polisi Sat Lantas namun dikerahkan juga petugas gabungan sebanyak 63 orang.
“Termasuk Polsek-polsek juga, Shabara unsur pimpinan juga. Ya kita antisipasi kegiatan masyarakat,” tandasnya.(*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Ramli







