Wali Kota Buka Iraw Tengkayu XI “Pekan Budaya Daerah” di Taman Berlabuh

benuanta.co.id, TARAKAN – Rangkaian kegiatan Iraw Tengkayu XI Sabtu (1/10/2022) tadi malam resmi telah dibuka oleh Walikota Tarakan Khairul pada acara pembukaan Pekan Kebudayaan Daerah di Taman Berlabuh.

“Kita lihat luar biasa antusiasme masyarakat pada malam hari ini, ini tentu kerinduan karena selama 2 tahun lebih tidak pernah melakukan kegiatan,” ucap Khairul kepada benuanta.co.id Ahad (2/10/2022).

Termasuk pekan kebudayaan daerah kota Tarakan, kata Khairul yang sebenarnya dilaksanakan setiap tahun.

“Yang nanti ujungnya itu kita biasanya laksanakan selama 1 minggu mulai tanggal 1 Oktober sampai 8 Oktober puncaknya festival Iraw Tengkayu dan ditandai penurunan Padaw Tuju Dulung,” tuturnya.

Tak hanya itu, Khairul akui tahun ini baru dimulai lagi kegiatan Iraw Tengkayu XI usai dilanda pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Gempa M 3,0 Guncang Selatan Tarakan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

“Sehingga hampir seluruh aktivitas kita sangat dibatasi dan acara ini juga yang paling penting untuk menjaga silaturahmi kita,”ungkapnya.

Lebih lanjut, Khairul mengucap terima kasih kepada masyarakat asli Kota Tarakan yakni suku Tidung sudah menerima warga pendatang.

“Dan hampir semua suku ada di Tarakan dan kita berterima kasih kepada saudara-saudara kita suku asli disini warga Tidung yang sudah terima semua para suku-suku lain yang bertempat tinggal disini,” ucapnya.

Adapun harapan Khairul terselenggaranya pekan kebudayaan daerah, menjadi ajang silaturahmi warga dengan beragam suku dan budaya yang ada di Kota Tarakan.

Baca Juga :  Dinkes Tarakan Tingkatkan Kewaspadaan Virus Nipah

“Yang selama ini kita sudah berbaur di sini dan mudah-mudahan bisa mempersatukan dan memperkuat satu kesatuan khususnya untuk masyarakat di kota Tarakan ini dan mudah-mudahan bisa menjadi pondasi kekuatan kerukunan kita dalam bingkai kesatuan Republik Indonesia,” tuturnya.

Bahkan Khairul pun mengapresiasi kepada 30 paguyuban di Kota Tarakan turut mengisi stand outlet taman berlabuh.

“Yang diketahui 30 paguyuban tersebut punya produk UMKM dan tanggapan mereka sangat gembira karena yang dijual juga habis, kita juga gembira,” tuturnya.

Sementara itu, perwakilan Direktur Jenderal (Dirjen) Kebudayaan Kementerian Pendidikan melalui Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Kalimantan Barat, Moch. Andre WP menambahkan bahwa, pekan budaya daerah tahun depan akan dilanjutkan bertajuk pekan budaya nasional.

Baca Juga :  Baznas Tarakan Siapkan 20 Outlet Pembayaran Zakat

“Saya sampaikan terima kasih kepada seluruh paguyuban begitu antusias, kita liat kebersamaan pada pekan budaya ini semoga bisa jalin bekerja sama bangun tarakan bumi Paguntaka,” ucapnya.

Tak hanya itu, sebagai informasi Moch Andre esensi pekan kebudayaan daerah bukan hanya sekedar ritual dan tradisi.

“Tapi ini sebagai sebuah ekosistem kebudayaan yang akan semua memfasilitasi semua kegiatan-kegiatan masyarakat baik berhubungan dengan kebudayaan dan ekonomi,” tutupnya.(*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *