benuanta.co.id, TARAKAN – Sempat beroperasi pada tahun 2019, wisata kuliner dan pesisir Bangayo yang terletak di Jalan Gajah Mada atau tepatnya di depan Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) Kota Tarakan masih menunggu untuk kembali difungsikan.
Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kota Tarakan, Agustina mengatakan saat ini Bangayo masih dalam proses pembenahan.
“Masih pembenahan, jadi Insyaallah itu juga akan dikelola,” ujar Agustina kepada benuanta.co.id, Sabtu (1/10/2022).
Lebih lanjut, Agustina menjelaskan dalam lokasi Bangayo, total 22 gazebo dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara sebagai outlet makanan ada yang mengalami kerusakan.
“Jadi perlu perbaikan, sehingga nanti pada saat waktunya buka, nanti kita pasang rombongnya, di situ kita harapkan jadi tempat wisata kuliner yang baru,” tuturnya.
Rencananya, wisata kuliner di Bangayo kata Agustina, akan berada satu kawasan dengan KKBM.
“Nanti sampai tembus ke Karang Rejo, daerah tersebut merupakan program Kotaku yang ada mural,” ucapnya.
Kendati demikian, Agustina menyebut belum mengetahui secara pasti kapan Bangayo kembali dibuka. Sebab harus melalui payung hukum yakni Peraturan Daerah (Perda) dari pemerintah Kota Tarakan dan kementerian terkait.
“Belum keluar, masih menunggu, nanti kalau sudah selesai. Kami yang mengelola,” ucapnya.
Terpisah, Kepala Disperindagkop dan UMKM Kota Tarakan Untung Prayitno menambahkan terkait peluang mengisi gazebo pada kawasan wisata kuliner Bangayo pihaknya mengatakan selalu bersedia.
“Tentu kami harus siap untuk UMKM-nya mau berjualan di Bangayo, karena orang-orang yang berjualan di situ karena harus ada izin usahanya ya,” tutupnya. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Yogi Wibawa







