Pendataan Honorer di Nunukan Baru Capai 50 Persen

benuanta.co.id, NUNUKAN – Permintaan perpanjangan waktu pendataan verifikasi tenaga honorer secara mandiri oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nunukan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui sistem elektronik akhirnya disetujui.

Hal tersebut disampaikan Kepala BKPSDM Nunukan, H. Surai mengatakan, jika secara resmi pendataan verifikasi tenaga honorer tersebut seharusnya sudah harus selesai dilakukan pendataan pada Kamis (29/9/2022) lalu. Namun setelah BKPSDM mengajukan perpanjangan akhirnya diperpanjang selama sebulanan lagi.

“Alhamdulillah, kita diberikan waktu lagi selama sebulan lagi oleh BKN untuk melakukan pendataan tenaga honorer,” ujar Surai kepada benuanta.co.id, Sabtu (1/10/2022)

Diungkapkannya, perpanjangan pendataan verifikasi honorer tersebut akan berakhir hingga 31 Oktober 2022 mendatang. Perpanjangan tersebut lantaran mempertimbangkan sejumlah kendala yang dialami oleh para tenaga honorer saat melakukan penginputan melalui sistem elektronik.

Sejauh ini yang menjadi kendala utama yang dihadapi para tenaga honorer terkait permasalahan jaringan internet, sehingga untuk mengakses website BKN tersebut sangat sulit.

“Ini kan satu Indonesia melakukan pendataan verifikasi ini, belum lagi jaringan kita disini sering bermasalah. Jadi pasti sulit untuk mengakses website tersebut,” katanya.

Dijelaskannya, total tenaga honorer di Nunukan yakni 4.228 orang, namun hingga saat ini data yang telah berhasil melalukan penginputan baru sekitar 2.000 orang atau 50 persen dari jumlah tenaga honorer Nunukan yang sesuai dengan kualifikasi untuk melakukan pendataan verifikasi.

Lebih lanjut Surai mengimbau kepada para tenaga honorer untuk memaksimalkan pendataan ini, hal ini lantaran pendataan tersebut hanya akan dilaksanakan kali ini saja.

“Jadi dengan adanya data tersebut, nantinya baik pihak BKN maupun Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) dapat lebih mudah dalam mengambil kebijakan ke depannya terkait nasib tenaga honorer,” jelasnya.

Sehingga Surai berharap dengan adanya pendataan seperti ini, apa yang menjadi harapan para tenaga honorer bisa terwujud. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *