Tersesat di Hutan Juata, 4 Pesepeda Berhasil Ditemukan Tim SAR Gabungan

benuanta.co.id, TARAKAN – Niat ingin bersepeda ke Binalatung Utara empat rombongan pesepeda sempat tersesat saat melewati jalur hutan Pasir Salju, Kelurahan Juata Laut kecamatan Tarakan Utara, Provinsi Kaltara.

Beruntung Iyan (30), Rahma (32), Laila (27), Wahyu (25) yang merupakan rombongan pesepeda itu berhasil ditemukan Tim SAR gabungan dalam keadaan selamat pada koordinat 3°23’27.89″N 117°37’46.07″E.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tarakan, Syahriel mengatakan bahwa awal mulanya Ahad (25/9/2022) malam, tim Basarnas Tarakan menerima informasi adanya beberapa orang pesepeda yang terpisah dari rombongan pada pukul 20.30 Wita.

Baca Juga :  Modus Jasa Mesin Cuci, Spesialis Penipu Dibekuk Shabara Polres Tarakan

“Bapak Tardi ketua gowes GMC melaporkan bahwa pukul 10.00 Wita rombongan gowes melaksanakan kegiatan bersepeda menyusuri hutan daerah Pasir Salju, Juwata Laut ke arah Embung Binalatung Utara. akan tetapi pada pertengahan jalan korban tersesat dan terpisah dari rombongan dan dari laporan tersebut tim SAR gabungan pukul 20.50 Wita berangkat menuju tempat lokasi terakhir,” tuturnya Senin (26/9/2022).

Baca Juga :  Satu Rumah di Juata Laut Ludes Terbakar 
BERTEMU: Tim SAR Gabungan Kota Tarakan menyerahkan 4 pesepeda kepada pihak keluarga setelah sempat hilang di dalam hutan menuju ke Embung Binalatung Utara, Ahad, 25 September 2022. (FOTO: Tim SAR Gabungan Kota Tarakan)

Pada saat evakuasi, estimasi waktu tiba yang dilakukan tim SAR Gabungan Kota Tarakan pada titik terakhir hilangnya 4 pesepeda yakni 30 menit.

“Pada heading 51.57 arah Timur Laut, lalu koordinat 3°23’27.89″N 117°37’46.07″E dan jarak dari Kansar Tarakan ke LKP 8.26 KM,” tuturnya.

Tak hanya itu, kata Syahriel unsur SAR yang terlibat dalam pencarian 4 orang pesepeda yakni tim Rescue Kansar Tarakan.

Baca Juga :  Polres Tarakan Beri Dukungan Kontingen Porwanas XIII Malang

“Anggota gowes GMC, Babinsa Kodim Tarakan serta masyarakat sekitar lalu sarana yang digunakan ada D-Max, peralatan medis 1 Set sama peralatan komunikasi untuk kondisi cuaca tadi malam mendung, kecepatan angin 2-10 Knots,” ujarnya.

Beruntung, tim SAR gabungan berhasil menutup operasi itu pada pukul 23.00 Wita dengan menemukan 4 orang tersebut.

“Unsur gabungan yang terlibat di kembalikan di kesatuannya masing-masing,” tutupnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen − 7 =