Gubernur Hadiri Sertijab Kepala BPK RI Perwakilan Kaltara

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum menghadiri acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Kaltara, Senin (26/9).

Setijab Kepala Perwakilan (Kalan) BPK RI Kaltara, dari Arief Fadillah S.E., M.M., CSFA., kepada Ruben Artia Lumbantoruan, S.E., Ak., M.Si., CA, ACPA, CSFA, ERMAP, CDCP, CFrA, CertDA, berlangsung di Auditorium Kantor BPK Perwakilan Kaltara, di Tarakan.

Baca Juga :  Kenaikan Sebesar 7,79 Persen, UMP 2023 Berada di Angka Rp 3.251.702,67

Penandatanganan Sertijab antara Arief Fadillah kepada Ruben Artia Lumbantoruan berlangsung secara khidmat, disaksikan langsung oleh Anggota VI BPK RI Dr. Pius Lustrilanang, S.IP., M.Si., CFRA., CSFA, Kepala Daerah se-Kaltara, Ketua DPRD se-Kaltara, Jajaran Forkompinda se-Kaltara, dan seluruh kepala instansi vertikal.

Usai pelaksanaan Sertijab, Gubernur Kaltara menyampaikan ucapan selamat datang kepada Kalan BPK RI Kaltara yang baru, Ruben Artia Lumbantoruan dan ucapan terima kasih kepada Arief Fadillah yang telah bekerja dengan baik selama menjadi Kalan BPK RI di Provinsi Kaltara.

Baca Juga :  Gubernur Usulkan Penambahan Kuota BBM Tahun Depan

“Atas nama pribadi, masyarakat dan Pemprov Kaltara mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas jasa dan pengabdian selama bekiprah di Kaltara, serta selamat menjalankan tugas di tempat yang baru sebagai Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Sulawesi Selatan,” ujar Gubernur Kaltara Zainal Paliwang.

Kemudian berharap kepada Kalan BPK RI Kaltara yang baru Ruben Artia Lumbantoruan, ke depan BPK Perwakilan Kaltara mampu meminimalisir atau bahkan menghilangkan berbagai hal yang menjadi potensi penyalahgunaan keuangan daerah.

Baca Juga :  Kenaikan Sebesar 7,79 Persen, UMP 2023 Berada di Angka Rp 3.251.702,67

“Selamat bergabung dengan BPK Perwakilan Provinsi Kaltara, semoga dapat mengawal gerak langkah pembangunan di Kaltara melalui mekanisme pemeriksaan berdasarkan standar keuangan negara,” tuntasnya. (dkisp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

10 − five =