Dapot Nakhodai PBVSI Tarakan, Persiapan Kejuaraan dan Pembinaan Atlet Jadi Sorotan

benuanta.co.id, TARAKAN – Cabang Olahraga (Cabor) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Tarakan, melakukan regenerasi kepengurusan guna persiapan pertandingan kancah provinsi dalam waktu dekat.

Saat ini telah terpilih Nakhoda baru PBVSI Tarakan, yakni Dapot Sinaga menggantikan Jamzani. Kepengurusan PBVSI Tarakan ini dilantik langsung oleh Ketua Pengurus Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), H. Najamuddin.

Ketua Pengkot PBVSI Tarakan, Dapot Sinaga dalam sambutannya menjelaskan setelah ini pihaknya siap untuk mengaktifkan kembali olahraga tangan ini guna persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porporv) yang digelar di Bulungan dan Tarakan.

Baca Juga :  Pidana Kirim Barang Farmasi Ilegal Tanpa Izin Edar Bisa Divonis 15 Tahun Penjara dan Denda Rp 1,5 M

“Hampir 2 tahun dilanda pandemi Covid-19, kegiatan olahraga bola voli sempat vakum dan tahun ini sudah mulai kembali menggeliat,” jelasnya.

Dapot juga akan merancang kegiatan-kegiatan volly pada tahun ini. Tak hanya itu, guna mengasah kemampuan SDM pihaknya akan menggelar pembinaan atlet dan pelatihan wasit.

“Pembinaan ini sangat penting, supaya atlet bola voli Kota Tarakan bisa mewakili di kejuaraan baik di tingkat daerah maupun nasional, dan mengharumkan nama Kota Tarakan,” bebernya

Baca Juga :  Preview Piala Dunia 2022: Qatar vs Senegal

Sebagai Ketua, Dapot Sinaga memohon dukungan semua pihak untuk menjalankan organisasi ini terutama pemerintah Kota Tarakan. Ia ingin membawa bola voli Kota Tarakan harum di tingkat daerah maupun nasional.

“Itu adalah tujuan kami, makanya kami memohon dukungan pemerintah Kota Tarakan,” harap Dapot.

Sementara itu, Ketua Pengprov PBVSI Kaltara, H. Najamuddin berpesan kepada Pengkot PBVSI Tarakan agar dapat menggelar kejuaran bola volly open di Kota Tarakan. Sebagai pengurus Provinsi, ingin bersama-sama menciptakan pemain bola voli handal di Kaltara.

Baca Juga :  Preview Piala Dunia 2022: Senegal vs Belanda

“Kita adalah tim, jadi jangan bekerja sendiri, silahkan berkoordinasi dengan pengurusnya jangan ada anak emas, anak perak, anak perunggu, tapi tim. Kalau tim ini bersatu Insya Allah Tarakan akan kuat,” singkatnya. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Matthew Gregori Nusa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

six + nineteen =