Tingkatkan Kualitas SDM, Pemprov Kaltara Ingin Pejabat ASN Buat Agenda Kerja

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menggenjot Aparatur Negeri Sipil (ASN) agar lebih disiplin, kreatif dan inovatif dalam bekerja. Hal tersebut dilakukan untuk menguatkan sektor pelayanan pemerintah terhadap masyarakat, dan membantu penguatan program pemerintah.

Disiplin, kreatif dan inovatif yang dimaksudkan oleh Pemprov Kaltara yakni, setiap unsur ASN tidak boleh menyepelekan tanggung jawab kerja, memiliki dedikasi yang tinggi terhadap pekerjaan serta memiliki perencanaan kerja yang baik.

Baca Juga :  Masuk Zona Hijau, DPKP Kaltara Perketat Pengawasan PMK pada Hewan Ternak

“Semua unsur ini harus dimiliki oleh setiap ASN, karena mereka merupakan ujung tombak dari pelayanan masyarakat kita, dan pondasi kita dalam menjalankan program pemerintahan,” kata Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang pada Senin, 26 September 2022.

Tak hanya itu, orang nomor satu di Kaltara itu juga menegaskan, kalau hal ini tak hanya berlaku kepada pejabat ASN juga. Tapi berlaku bagi semua unsur ASN yang ada di lingkungan Pemprov.

Baca Juga :  Hanya Kota Tarakan Zona Hijau PMK di Kaltara, Semua Suplai Ternak dari Luar Terhenti

“Jadi gini, Gubernur dan Wakil Gubernur tentunya memiliki program yang harus disusun dan dijalankan dan hal ini tentunya akan melibatkan OPD,” ujarnya lagi.

“Makanya pejabat ASN ini harus buat agenda kerja jangka panjang, menengah dan pendek atau harian, yang kemudian diikuti semua unsur ASN ke bawah,” bebernya.

Pentingnya agenda kerja ini, dijelaskan oleh Zainal agar ASN tidak lagi kebingungan dengan job desknya sendiri. Dimana dengan adanya agenda kerja harian ini, nantinya dapat membantu peningkatan kinerja ASN.

Baca Juga :  Harga Daging Sapi Diprediksi Berikan Pukulan Ganda Menjelang Nataru

“Jadi sebelum masuk kerja di esok hari para ASN ini sudah tau mengenai apa yang akan dilakukan besoknya. Jadi semua terjadwal dengan baik dan rapi, sehingga masyarakat juga tidak merasa sia-sia membayar pajak untuk menggaji para ASN kita,” pungkasnya. (*)

Reporter: Osarade

Editor: Matthew Gregori Nusa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five − 2 =