Utamakan Transparansi Keuangan, Pemda Nunukan Luncurkan Siskeudes dan ATKPD

benuanta.co.id, NUNUKAN – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Nunukan melaui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) meluncurkan aplikasi sistem keuangan desa (siskeudes) online, dan aplikasi transfer keuangan desa (ATKPD) pada Rabu (21/9/2022).

Kepala DPMD Kabupaten Nunukan, Helmi Pudaaslikar mengatakan peluncuran aplikasi Siskeudes Online dan aplikasi TKPD untuk mempermudah penyesuaiannya data.Selama ini, Siskeundes yang dikerjakan desa bersifat manual.

Sistem manual tentu menyulitkan bagi Pemda untuk melakukan konsolidasi data pelaksanaan APBDes se-Kabupaten Nunukan dalam rangka pembinaan dan pengawasan atas pengelolaan Dana Desa, dan transaksi pembayaran Dana Desa dilakukan secara tunai sehingga menyebabkan inefisiensi biaya karena tingginya biaya transportasi pencairan.

Baca Juga :  Kejari Nunukan akan Periksa Seluruh Tersangka Septic Tank untuk Saling Bersaksi

 

“Pembayaran dapat dilakukan jika Bendahara Desa berangkat ke kota/Kecamatan yang tersedia layanan perbankan Bankaltimtara, tidak aman karena memegang uang tunai, selain itu juga membutuhkan waktu untuk menyusun laporan transaksinya,” kata Helmi.

Peluncuran Siskeudes Online untuk diterapkan kepada 178 Desa. Sisanya, sebanyak 54 desa sedang dalam proses migrasi database offline ke server pusat. Siskeudes Online ini merupakan implementasi yang kedua di Kaltara setelah Bulungan.

“Diluncurkannya Siskeudes Online dan ATKPD merupakan Era Baru Pengelolaan Keuangan Permerintahan Z di Nunukan,” ujarnya.

Baca Juga :  BI Kaltara Prediksi Berbagai Maskapai Ramai Mendarat di Tarakan jadi Peluang Tekan Inflasi

Jaringan internet tentunya sangat menunjang keberhasilan pelaksanaan Siskuedes online dan ATKP Desa.

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mengapresiasi dan mendukung penuh pelaksanaan Siskeudes online dan berharap semua pemerintah desa di tahun 2022 ini, dapat menggunakan aplikasi siskeudes online, agar kinerja lebih efisien dan efektif.

Kata Laura sistem aplikasi keuangan desa secara online ini akan sangat membantu para perangkat desa di masing – masing desa dalam mengelola dan mempertanggungjawabkan Dana Desa yang diterima.

Baca Juga :  Antisipasi Kebakaran, Disdamkarmat Pelatihan Cara Memadamkan Api Secara Dini

Selain lebih mudah dan lebih cepat, Aplikasi Sistem Keuangan Desa secara Online ini akan membuat penggunaan Dana Desa menjadi lebih transparan dan lebih tepat sasaran.

“Saya ingatkan apapun sistem aplikasi yang dibuat, semuanya berpulang kembali kepada si pengguna sistemnya. Secanggih apapun sistemnya, kalau memang niatnya tidak baik, maka pasti ada cara untuk mengakali sistem tersebut,” jelasnya.

Bupati berharap para kepala desa dan perangkatnya benar – benar memanfaatkan sistem aplikasi ini dengan sebaik – baiknya. (*)

Reporter: Darmawan

Editor : Nicky Saputra 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 − five =