benuanta.co.id, BULUNGAN – Cabai menjadi salah satu komoditi tertinggi penyumbang inflasi pada saat ini. Tanjung Selor masuk urutan ke 5 daerah yang tertinggi di Indonesia. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Bulungan pun menyikapinya dengan melakukan gerakan tanam cabai.
Kepala Dinas Pertanian Ahmad Yani mengatakan untuk ketersediaan cabai di Bulungan masih kurang, terlebih dari petani. Untuk menyiasatinya, pihaknya pun memberikan bibit cabai kepada masyarakat agar ditanam sendiri di rumah.
“Jadi untuk Tanjung Selor ini kita berikan bibit cabai itu khusus untuk tanaman keluarga. Dimana hari ini kita siapkan 1.000 pohon, perorang diberikan 3 pohon jadi hanya 5 menit sudah habis,” ujarnya kepada benuanta.co.id, Ahad 18 September 2022.
Melihat antusias masyarakat maka depan akan disiapkan lagi dalam jumlah banyak. Kata dia, bibit cabai ini didatangkan dari petani yang ada di Bulungan.
“Pekan depan akan kita datangkan lagi 2.000 pohon,” bebernya.
Dia mengakui jika cabai merupakan penyumbang tertinggi inflasi, hal ini dikarenakan beberapa tempat yang bertani cabai di Bulungan tidak serentak adanya panen cabai. Sehingga pemenuhan cabai di pasaran tidak maksimal.
“Nanti kita akan coba atur petani menanam itu waktu yang tepat, supaya cabai selalu ada di pasaran,” jelasnya.
Ahmad Yani menuturkan Kementerian Pertanian telah membuka peluang seluas-luasnya untuk program penanaman cabai di Indonesia. Dinas Pertanian Bulungan pun melakukan pengusulan lahan baru untuk penanaman cabai di Bulungan.
“Kita telah usul seluas 300 hektare, karena penyebab inflasi pangan secara nasional yang disebabkan kekurangan cabai. Maka Kementan merencanakan program itu,” tuturnya.
Usulan 300 hektare lahan penanaman cabai ini di Bulungan dilakukan secara merata, artinya semua wilayah kecamatan akan mendapatkan jatah. Terlebih untuk kawasan transmigrasi akan diperkuat penanaman cabai.
“Di Kecamatan Tanjung Palas Tengah itu seperti SP 7, SP 3, SP 4 apalagi tahun ini sudah ada penambahan 25 hektare,” sebutnya.(*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: Ramli







