Anak 6 Tahun Ditemukan Meninggal di Sei Beruang

benuanta.co.id, BULUNGAN – Setelah sebelumnya seorang anak dinyatakan hilang pada Sabtu, 17 September 2022 sekira pukul 11.00 wita di Desa Sekatak Buji Kecamatan Sekatak. Tak berselang lama ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kapolres Bulungan, AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar melalui Kapolsek Sekatak IPTU Mahmud menuturkan korbannya merupakan anak usia 6 tahun bernama Asriyadi tenggelam di Sei Beruang Desa Sekatak Buji, yang sempat dinyatakan hilang pada hari Sabtu 17 September 2022 pada pukul 11.00 wita.

“Korban ditemukan pertama kali oleh warga bernama Baharudin pada pukul 16.00 wita pada saat air surut. Saksi melihat korban berada di bawah kolong rumah milik Usman dalam posisi terlentang dan tersangkut di tiang rumah,” ucap IPTU Mahmud kepada benuanta.co.id, Ahad 18 September 2022.

Baca Juga :  BPBD Bulungan: Dua Kecamatan Potensi Banjir dan Daerah Ini Rawan Longsor

Kata dia, saksi yang melihat korban sudah tidak bernyawa ini dibantu warga sekitar langsung turun ke sungai untuk mengevakuasi korban. Hanya setelah di evakuasi, permintaan keluarga korban ini tidak dilakukan visum.

“Saat di evakuasi korban dalam keadaan meninggal dunia, kemudian korban dibawa kerumah duka milik orang tua nya,” bebernya.

Keterangan kedua orangtua korban bernama Fitriani (31) menjelaskan bahwa sekitar pukul 11.00 wita korban izin untuk bermain diluar rumah bersama temannya dan kemudian sekitar pukul 11.30 wita teman korban bernama Ismail mencari korban dirumahnya.

Baca Juga :  Polisi Masih Selidiki Penyebab Ambruknya Tempat Tunggu Penumpang Speedboat di Bunyu

“Keterangan ibu korban mengatakan bahwa korban bermain diluar. Karena ada temannya yang mencari dirumah, ibu korban pun mencari korban di sekitar jembatan dan pinggir sungai akan tetapi korban tidak ditemukan,” jelasnya.

Akhirnya memberitahukan suaminya bernama Junaedi (36) yang sedang bekerja di tambak bahwa korban hilang. Mendengar anaknya tidak pulang, akhirnya Junaedi kembali kerumah untuk mencari serta berkeliling dan turun kesungai untuk mencari anaknya akan tetapi tidak ditemukan karena posisi air sedang keruh.

Baca Juga :  Gerindra Bulungan Masih Buka Penjaringan Bakal Calon Pileg

“Setelah air surut barulah korban ditemukan. Saat ditemukan korban mengenakan pakaian warna putih tulisan micky mouse dan celana pendek warna putih,” sebutnya.

IPTU Mahmud menjelaskan dari hasil pemeriksaan, pihaknya tidak menemukan adanya tanda kekerasan ditubuh korban. Pihaknya memperkirakan korban dimungkinkan  terjatuh ke pinggir sungai pada saat bermain sendirian dan tenggelam.

“Pada saat kejadian air disungai dalam keadaan pasang serta korban diketahui tidak bisa berenang. Pihak Keluarga korban bersepakat untuk tidak dilakukan visum luar karena keluarga meminta segera untuk dimakamkan,” pungkasnya. (*) 

Reporter: Heri Muliadi

Editor : Nicky Saputra 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *