Hengkang dari NasDem, Ari Yusnita Gabung ke PDIP?

benuanta.co.id, TARAKAN – Pengunduran diri dr. Ari Yusnita dari keanggotaan Partai NasDem, menjadi teka teki publik terkait dirinya digadang-gadang bergabung dengan PDI Perjuangan. Hal itu juga, santer diketahui langsung oleh internal partai NasDem.

Dokter Ari Yusnita yang merupakan mantan Anggota DPR RI Dapil Kaltara periode 2014-2019, sebelumnya mengaku telah bulat memutuskan untuk hengkang dari NasDem.

Menanggapi pengunduran diri Ari Yusnita, Ketua DPD Partai NasDem Tarakan, Mustain seolah mengetahui adanya dugaan perpindahan partai Ari Yusnita. Namun demikian, Mustain menganggap hal itu keputusan bulat Ari yang harus dihargai partainya. Bahkan ia juga tak mempermasalahkan perpindahan politisi perempuan ternama itu.

Baca Juga :  DPW PKB Kaltara Dikukuhkan, Target 19 Kursi Pileg 2029

“Saya sudah paham soal itu, saya juga sudah bicara dengan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tarakan dan beliau mengatakan itu benar. Mungkin masih berproses, tapi di sana (PDIP) sudah terbuka buat dr. Ari Yusnita,” terang Mustain kepada benuanta.co.id, Selasa (6/9/2022).

“Beliau sudah melakukan penjajakan sejak jauh hari, sempat lah beliau berada di 2 partai. Artinya belum keluar dari partai, tapi sudah ada di sana. Mbak Ari sendiri tidak pernah menyampaikan ke kita kalau akan ke partai lain,”tambahnya.

Baca Juga :  Gubernur Kaltara Ajak Kader PKB Hadir di Tengah Masyarakat

Sementara itu, dr. Ari Yusnita yang saat ini diamanahkan sebagai Dewan Pengawas (Dewas) RSUD dr. H. Jusuf SK, saat ini belum dapat memastikan isu yang beredar terkait bergabungnya ia di PDIP.

Fokus utamanya setelah mengundurkan diri dari partai NasDem yakni menjalankan tugas sepenuhnya sebagai Dewas RSUD dan dokter di BNN Kota Tarakan.

Walaupun ke depannya memungkinkan untuk kembali bergabung dengan partai politik, dirinya akan melihat kembali.

Baca Juga :  DPRD Nunukan Minta Pemda Bentuk Perda Realisasi Harga Rumput Laut 

“Soal itu saya belum bisa menjawab dan wajar saja isu di masyarakat menyampaikan seperti itu. Mereka berasumsi bahwa saya akan bergabung ke PDIP, tapi saya sekarang calling down dulu. Ingin fokus menata diri, hati, bekerja untuk RSUD dan BNN Tarakan,” kata dr. Ari Yusnita pada Ahad lalu.

“Untuk ke depannya, sambil melihat perkembangan yang ada,” tutupnya. (*)

Reporter: Kristianto Triwibowo

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *