benuanta.co.id, Makassar – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mendeteksi adanya pasien yang dicurigai mengidap Cacar Monyet di Sulsel. Kabarnya pasien tersebut sementara menjalani perawatan intensif di RS Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.
Informasi yang dihimpun, berdasarkan hasil suspect pasien di RS Unhas pernah melakukan perjalanan dari Jakarta.
“Saya dapat laporan kemarin ada satu kasus yang dicurigai cacar monyet, yang sementara ini dirawat di Rumah Sakit Unhas. Masih dicurigai,” kata Kepala Dinkes Sulsel Arman Bausat, Selasa, (23/8).
“Ini pasien ada riwayat perjalanan dari Jakarta hampir satu minggu. Tanggal 14 ke Makassar,” sambungnya.
Senada Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sulsel Erwan Tri Sulistyo mengatakan, pasien tersebut masih dicurigai. Benar atau tidak kasus Cacar Monyet tersebut, kata Erwan, dapat dipastikan setelah hasil pemeriksaan laboratorium keluar.
“Jadi kita baru ambil sampelnya, baru kita mau kirim ke Jakarta,” terangnya.
Hanya saja kasus Cacar Monyet ini menjadi atensi. Pihaknya, kata Erwan, aktif melakukan langkah-langkah pencegahan, dengan sesegera mungkin menyiapkan proses pengambilan sampel.
“Kemudian kalau misalnya terkonfirmasi positif, ya kita akan segera lakukan pelacakan. Kemudian kita juga sudah mulai mengamati kemungkinan-kemungkinan kalau pasiennya positif, kita sudah ada langkah-langkah antisipasinya, supaya tidak terjadi penyebaran,” jelas Erwan.
Erwan menyebut, suspect yang terdeteksi di RS Unhas berjenis kelamin laki-laki berusia 36 tahun. Adapun hasil pemeriksaan laboratorium terhadap pasien yang dicurigai Cacar Monyet, Erwan menyebut, semua tergantung dari jumlah sampel yang tengah diperiksa laboratorium di Jakarta.
“Kedua sampelnya kita kirim ke Jakarta, jadi kita mengharap secepatnya dari Jakarta. Cuma kan kita tidak tau persis di sana, kita berharap saja secepatnya,” tuturnya.(*)
Reporter: Akbar
Editor: Ramli







