benuanta.co.id, TARAKAN – Kobaran api, dikabarkan masih terus melahap area hutan dan lahan di RT 20 Kelurahan Juata Laut. Kebakaran ini diketahui masih dalam upaya penanganan oleh petugas gabungan.
Hingga malam ini, api yang menjalar semakin besar di lahan tersebut. Petugas yang berada di lokasi, mengaku terus berjibaku memadamkan karhutla ini.
Meski belum diketahui pasti penyebab utamanya, namun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan bersama petugas terkait berusaha menghentikan penyebaran api di lahan yang juga terdapat pemukiman itu.
Kepada benuanta.co.id, pada Sabtu malam (20/8/2022), Kepala Seksi Pencegahan BPBD Tarakan Budi Soenjoto, menjelaskan pihaknya membenarkan terjadinya karhutla di Kelurahan Juata Laut itu dan telah menerjunkan personel.
“Sampai saat ini tim masih penanganan di RT. 20 Juata Laut,” jelas Budi Soenjoto pada Sabtu malam.
Mengenai luasan lahan yang terbakar, kemudian metode penanganan dan penyebab utamanya, BPBD saat ini belum dapat mengkonfirmasi lebih lanjut. Pihaknya masih berfokus untuk penanganan api tersebut bersama petugas gabungan.
“Untuk data dan kejelasannya masih diolah, mengingat situasi belum tuntas,” tambah Budi.
Sementara itu, warga Kecamatan Tarakan Utara yang turut membantu pemadaman api tersebut, menyampaikan kondisi api sejak sore hari kian bertambah besar.
Menurut warga, lokasi yang dilahap si jago merah ini pun tak jauh tempat tinggal warga setempat.
“Pertama kecil (api), tapi pas sore makin besar karhutlanya sampe malam. Di sekitar juga ada rumah,” tutur Erik yang juga relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tarakan.
Dirinya mengetahui langsung, pihak pemadam dan petugas terkait sejak awal kejadian telah bergegas berusaha memadamkan api di lahan yang tergolong pegunungan itu.
“Sudah dari sore mobil tangki dari kampung 1 sama mobil fire PMK Sektor Tarakan Utara di lokasi,” tutupnya. (*)
Reporter: Kristianto Triwibowo
Editor: Matthew Gregori Nusa







