Dibawah Terik Matahari dan Guyuran Hujan, Bendera 667 Meter Berhasil Dibentangkan di Bulungan

benuanta.co.id, BULUNGAN – Kirab bendera merah putih yang panjangnya mencapai 667 meter sukses dibentangkan. Walaupun cuaca yang terik hingga diperjalanan diguyur hujan sangat deras, tak menyurutkan semangat peserta yang mencapai ribuan orang yang mengawal bendera merah putih ini dari start awal di simpang tiga Tugu Lemlai Suri atau Telur Pecah hingga finish di Tugu Cinta Damai.

Panjang rute yang dilintasi peserta kurang lebih 3 kilometer dengan menyusuri Jalan Sengkawit. Dimana dari ribuan orang ini merupakan gabungan dari 140 komunitas baik organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan, organisasi keagamaan, pelajar, mahasiswa, media massa dan organisasi lainnya.

Pada pelepasan kirab bendera ini dilaksanakan langsung Wakil Gubernur Kaltara Yansen TP didampingi Bupati Bulungan Syarwani, Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar, Inisiator Gerakan 1 Bendera Sabirin Sanyong.

Baca Juga :  Tenggelam Saat Mandi di Sungai, Remaja Sekatak Ditemukan Meninggal Dunia

“Kirab bendera merah putih sepanjang 667 meter ini dalam rangka memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia Ke-77,” ucap Wagub Kaltara Yansen TP, Sabtu 20 Agustus 2022.

Kata dia, langkah yang diambil oleh Inisiator Gerakan 1 Bendera ini sangat baik, pasalnya seiring dengan perkembangan zaman salah satu risiko besar yang membayangi bangsa Indonesia adalah turunnya rasa cinta terhadap anak air dan nasionalisme.

Terlebih pada era globalisasi saat ini, bagaimana perkembangan informasi dan teknologi tumbuh kian cepat serta budaya asing sejatinya tidak sesuai akar budaya bangsa. Mulai banyak merasuk kepada pemuda generasi penerus bangsa. Belum lagi ketika membahas isu radikalisme, intoleransi dan berbagai isu lainnya yang berpotensi memecah belah bangsa.

Baca Juga :  Api Muncul dari Belakang Rumah, Polisi Olah TKP Hari Ini

“Oleh karena itu saya mengajak semuanya untuk mensyukuri kembali menyaksikan gerakan 1 bendera gerakan yang diinisiasi sejak tahun 2014. Tujuannya untuk mengembalikan semangat nasionalisme, patriotisme dan semangat toleransi karena masyarakat penuh dengan keberagaman dan hantaman peradaban di era globalisasi dan digitalisasi ini,” paparnya.

Dirinya pun menginginkan jika gerakan ini harus terus dilakukan untuk menjaga semangat persatuan dan kesatuan didalam keberagaman yang ada di Kaltara. Meskipun memiliki keanekaragaman suku, budaya dan agama namun jika bersatu maka bangsa itu akan kuat.

“Inilah semangat kita untuk dapat menjadikan Kaltara rumah kita yang aman, nyaman dan damai bagi kita semua,” tuturnya.

Sementara itu, Inisiator Gerakan 1 Bendera, Sabirin Sanyong menjelaskan jika kegiatan kirab bendera ini berjalan karena inisiatif dari pemuda. Lalu atas kerjasama dan gotong-royong dapat terlaksana dengan baik.

Baca Juga :  Luminor Hotel Tanjung Selor Hadirkan Sky Nusantaran Iftar Bernuansa Arabian Selama Ramadan 2026

“Kalau di Tarakan tahun lalu kirab bendera juga dilakukan. Namun panjangnya hanya 500 meter, kemudian di pusat pemerintahan ditambah 177 meter sehingga panjangnya 677 meter,” ujarnya.

Inti dari kegiatan itu tidak ada yang membeda-bedakan satu sama lain, semua sama. Apapun suku, ras dan agamanya namun semuanya sama berada di satu bendera yang sama yakni bendera merah putih.

Inisiator Gerakan 1 Bendera lainnya, mengatakan pemilihan Kabupaten Bulungan untuk dilaksanakannya kirab bendera, pertama Bulungan menjadi pusat pemerintahan Ibukota Provinsi Kaltara.

“Kabupaten Bulungan juga menjadi induk dari kabupaten dan kota yang ada di Kaltara,” singkatnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *