benuanta.co.id, TARAKAN – Menjadi provinsi yang berada di beranda negeri, Provinsi Kalimantan Utara menjadi perhatian pemerintah pusat dalam peningkatan ekonomi dan konektivitas.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dalam kunjungannya ke Kota Tarakan dan Kabupaten Bulungan, pun memberi atensi terhadap kemajuan Kaltara, salah satunya menyukseskan Program Strategis Nasional (PSN) demi kesejahteraan rakyat.
Diketahui, Menhub Budi Karya Sumadi, didampingi Gubernur Kaltara Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, SH.,M.Hum, Anggota DPR RI Dapil Kaltara Deddy Yevri Sitorus, Bupati Bulungan, Kapolda Kaltara dan sejumlah pihak lainnya, meninjau lokasi pembangunan Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) atau KIPI di area 2 Alumunium Smelter PT Kalimantan Alumunium Industry di Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Jumat kemarin (19/8/2022).
Ia pun melihat langsung kondis dan operasi Pelabuhan Malundung di Kota Tarakan.
“Kita tahu Kaltara adalah salah satu provinsi di ujung Indonesia, sehingga kita melakukan suatu peninjauan memastikan konektivitas Tol Laut , perintis berjalan dengan baik,” ucap Menhub Budi Karya Sumadi dalam konferensi pers Jumat kemarin.
Dengan menginjakkan kakinya di provinsi ke-34 ini, Budi optimis apabila konektivitas udara dan laut di Kaltara berjalan dengan baik, maka ekonomi akan semakin meningkat.
“Bahwa kita memang membutuhkan suatu upaya, membuat suatu iklim industri agar apakah itu rumput laut maupun produk perikanan lainnya dapat diproses di sini agar nilai tambahnya dapat ditingkatkan,” tambahnya.
Dinilai sebagai momen penting, kepada benuanta.co.id, Anggota DPR RI Dapil Kaltara Deddy Yevri Sitorus mengapresiasi Menhub Budi Karya Sumadi yang telah melihat pembangunan infrastruktur perhubungan di Tanah Kuning dan Pelabuhan Malundung di Tarakan.
“Kemenhub harus menyatukan derap langkahnya dengan pemerintah pusat, seperti Kementerian PUPR yang berfokus membangun infrastruktur. Fasilitas perhubungan akan melakukan akselerasi agar semua bisa dalam satu ritme yang benar untuk Kaltara,” kata Deddy Sitorus kepada benuanta.co.id, Jumat (19/8/2022).
Peninjauan Menhub terhadap progres PSN di Karena, disampaikan Deddy karena saat ini investor mulai mengurus terkait pelabuhan, sehingga perlu ditinjau dahulu apakah layak secara teknis dan seterusnya.
Deddy beberkan, selain melakukan kunjungan kerja rutin di daerah pemilihannya alias Kaltara, ia pun mendapat ajakan langsung dari Menhub untuk mendampingi peninjauan.
Selain itu, Menhub kata Deddy Sitorus saat kunjungannya pun memberikan atensi terhadap pelabuhan milik pemerintah seperti Pelabuhan Malundung di Tarakan, kemudian pelabuhan di kabupaten lainnya.
“Pak menteri juga ingin melihat langsung di lapangan. Termasuk soal Tol Laut, beliau tadi mendiskusikan ke saya agar Tol laut akan ditingkatkan di Kaltara. Seperti pelabuhan juga potensinya,” ucapnya.
Hilirisasi dari perhatian pemerintah pusat terhadap Kaltara, menurut Deddy yakni diwujudkannya rakyat Kaltara yang sejahtera.
Politikus PDI Perjuangan ini, memastikan akan selalu mengawal pembangunan Kaltara di kancah nasional. Terlebih, ke depan dengan berdirinya kawasan industri di Kaltara, ia mendorong anak-anak muda Kaltara dapat mendapatkan pekerjaan yang layak dan terhormat.
“Makanya saya berharap benar-benar diseriusi oleh pemerintah daerah untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul. Karena nanti ketika sudah dibuka lapangan pekerjaan, sementara orang kita tidak bisa memenuhi kualifikasi yang diminta, khawatirnya anak-anak kita jadi penonton seperti daerah lainnya,” urai Deddy Sitorus.
“Ada rencana Presiden Jokowi kembali mengunjungi Kaltara,” tutup legislator Dapil Kaltara itu.(*)
Reporter: Kristianto Triwibowo
Editor: Ramli







