benuanta.co.id, NUNUKAN – Di Kecamatan Nunukan ada 7 titik yang selama ini menjadi langganan banjir pada saat hujan. Hal itu disampaikan Camat Nunukan Hasan Basri.
7 titik yang selama ini menjadi langganan banjir pada saat hujan yakni Jalan Rimba, Jalan Fatahillah, Jalan Pasar Baru, Nunukan Utara kemudian Jalan Inhutani, dari titik yang telah dipantau hanya satu yang tidak dapat ditangani karena sudah tertutup patinya sehingga rawan banjir.
“Langkah yang kami lakukan adalah membersihkan parit-parit yang kotor dan saluran penyumbat juga kami bersihkan, nanti akan kita lihat saat hujan apakah masih banjir atau tidak. Yang kami tangani ada 4 titik,” kata Hasan Basri, kepada benuanta.co.id, Jumat (19/8/2022).
Saat ini masih ada satu titik yang belum di Nunukan Utara, dalam waktu dekat akan di lakukan pembersihan agar warga setempat akan bebas dari bencana banjir ketika hujan turun.
Penyebab utama adanya banjir ini adalah sampah, sampah yang menyumbat aliran parit sehingga air meluap ke jalan, jadi inilah penyebab air tidak mengalir dengan baik sampai ke laut maka terjadilah banjir ketika hujan turun.
“Saya menghimbau kepada warga, jangan membuang sampah di parit maupun di sembarang tempat. Buanglah sampah di tempat yang telah disiapkan, jadi nanti tidak akan menjadi masalah buat kita,” jelasnya
Nah, yang bisa lakukan adalah mencegah terjadinya banjir dan menanggulangi bencana banjir. Karena banjir merupakan salah satu bencana yang bisa menimbulkan kerugian. Oleh sebab itu, masyarakat perlu meningkatkan kesadaran akan bencana banjir. Karena banjir sering terjadi akibat masalah sepele, seperti membuang sampah sembarangan hingga menimbulkan penyumbatan.(*)
Reporter: Darmawan
Editor: Ramli







