oleh

Sabet 4 Medali di Kejurnas, Kontingen Tinju Kaltara Disambut Ramah Tamah 

benuanta.co.id, TARAKAN – Berhasil mengharumkan nama Kalimantan Utara (Kaltara) dengan menyabet 4 medali di kejuaraan nasional (Kejurnas) tinju. Kontingen Kaltara disambut ramah tamah di Aula Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim), Kamis, 18 Agustus 2022 malam.

Tak main-main, Kontingen Kaltara berhasil 4 medali yakni satu emas, satu perak dana 2 perunggu pada perhelatan perhelatan Kejurnas tinju di Medan, pada 4 hingga 10 Augustus 2022 kemarin.

Keempat atlet tinju berprestasi dari Kaltara ini di antaranya Rifaldi Kandow 92 kg (Heavy) yang meraih emas, Marquez Juan Tobias 71 kg (elit) mendapatkan perak, Wahyu Mugi Kalimantoro 86 kg (light heavy) sabet perunggu, dan Erlangga 75 kg (middle) memperoleh perunggu.

Selain keempat atlet ini, terdapat juga atlet tinju lain yang ikut tampil dalam kejurnas di Medan seperti Felix 54 kg (bantam), Silvester 60 kg (light) dan Zulfikri 63.5 kg (light welter). Diketahui, atlet tinju Kaltara yang menyabet emas merupakan personel kepolisian nyang bertugas di Polda Kaltara sedangkan yang meraih perunggu personel kepolisian berdinas di Polres Bulungan.

Manajer Kontingen Tinju Kaltara pada Kejurnas Medan, Dr. Datu Iman Suramenggala, S.Hut, M.Sc, mengatakan berhasilnya atlet Kaltara menyabet medali pada Kejurnas tersebut merupakan pembuktian terhadap potensi yang dimiliki atlet Kaltara.

Kendati butuh dukungan yang lebih dari pemerintah dalam melakukan pembinaan maupun penyediaan sarana prasarana latihan yang mumpuni. Ia juga tak memaksakan hal tersebut sepenuhnya kepada pemerintah.

“Jadi memang kita butuh pembinaan dari awal, yang paling penting kita butuh support dari pemerintah khususnya KONI agar membuat base camp kita untuk latihan. Karena dari kondisi yang minim saja kita punya atlet luar biasa,” ujar Dr. Datu Iman Suramenggala, S.Hut, M.Sc saat dihubungi benuanta.co.id.

“Atlet yang kita bina itu dengan fasilitas yang minim, tempat latihan yang berpindah-pindah. Kami tidak minta di awal (sarana), tetapi kita ingin menunjukkan bisa berprestasi. Saat kita berprestasi inilah kita butuh dukungan. Yang kita minta itu hanya sasana tinju supaya teman-teman termotivasi supaya latihan teratur,” katanya menambahkan.

Kemudian perihal pembinaan, ia menyebut potensi atlet terus berkembang dengan baik. Bahkan Kaltara memiliki bibit-bibit unggul yang bisa menjadi andalan pada ajang nasional, termasuk ajang olahraga multievent seperti Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Tinggal punya tempat untuk latihan rutin Insya Allah bisa berkembang. Animo kita sangat tinggi. Setelah ini kita Pra PON (Aceh-Sumut) bulan November, kita mulai serius latihan rutin,” tandasnya. (*)

Editor: Yogi Wibawa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

10 − one =