oleh

Merdeka Dagang, Pemprov Sulsel Lakukan Ekspor Senilai Rp648,6 miliar

benuanta.co.id, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) melalui Dinas Perdagangan kembali melepas komoditas ekspor senilai US$ 44,43 juta atau setara dengan Rp 648,6 miliar.

Ekspor tersebut menggandeng 39 pelaku usaha, yang akan dikirim ke 20 negara. Pemprov Sulsel  mengekspor 23 komoditas unggulan. 

Pelepasan komoditas ekspor ini mengangkat tema “Merdeka Dagang Andalan Sulsel, Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat” di rangkaian kegiatan Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia berlangsung di Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Senin (15/8/2022).

“Alhamdulillah, pelepasan ekspor senilai US$ 44,43 juta setara dengan Rp 648,6 miliar,” kata Andi Sudirman Sulaiman.

Gubernur mengatakan, pelepasan ekspor ini bertujuan memotivasi dan meningkatkan semangat para pelaku usaha, instansi terkait, asosiasi, dan stakeholder untuk memacu pertumbuhan ekspor Sulsel.

“Kita berharap ini akan memotivasi dan meningkatkan semangat para pelaku usaha ekspor, instansi trekant, asosiasi dan stakeholder lainnya dalam upaya memacu pertumbuhan ekspor Sulsel,” kata Gubernur. 

Diketahui, ekonomi Sulawesi Selatan pada triwulan II tahun 2022 tumbuh sebesar 5,18 persen  dibanding dengan  triwulan II tahun 2021.

Tingginya angka pertumbuhan ekonomi ini salah satunya ditopang oleh meningkatnya pertumbuhan ekspor. Di mana, dari sisi pengeluaran, komponen ekspor barang dan jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 44,11 persen. 

Untuk periode Januari-Juli 2022, ekspor Sulsel mengalami pertumbuhan 57,17 persen, dengan total nilai ekspor sebesar US$ 1,329 milyar atau setara dengan Rp19, 417 triliun dengan total volume ekspor sebesar 652,32 ribu ton. 

Pelepasan Ekspor ini  Pemprov Sulsel bekerjasama, Regional IV PT. Pelindo Makassar, Terminal Petikemas Makassar, Bank Sulselbar, Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar, Kantor Otoritas Pelabuhan Makassar, Kantor Wilayah Bea dan Cukai Sulawesi Selatan, Balai Besar Karantina Perikanan, Balai Besar Karantina Pertanian, Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia DPW Sulsel, pelaku usaha Ekspor dan pihak-pihak terkait lainnya.

23 komoditas yang diekspor meliputi biji kopi, carragenan, clinker, cocoa beans, cocoa liquor, cumi-cumi, damar, dedak gandum, getah pinus, gurita, ikan tuna, kancing kerang, kayu olahan, kulit ari mete, marmer, mete kupas, minyak mete, nikel, rumput laut, telur ikan terbang, tepung rumput laut, udang olahan, udang segar.

“Dengan 20 negara tujuan, yaitu Inggris, Amerika serikat, Australia, Belanda, Belgium, China, Prancis, Hongkong, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Malaysia, Polandia, Rusia, Selandia Baru, Taiwan, Thailand dan Vietnam,” Kata Kepala Dinas Perdagangan Sulsel, Fakhsirie Radjamilo. (*)

Reporter: Akbar

Editor: Matthew Gregori Nusa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 × two =