Pembukaan FK UBT Diyakini Memenuhi Syarat, RSUD dr. H. Jusuf SK Dukung Penuh

benuanta.co.id, TARAKAN – Berkunjung langsung ke Kota Tarakan dalam rangka percepatan Pembukaan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Borneo Tarakan (UBT), Ketua Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), Prof. Dr. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed meyakini semua proses berjalan lancar.

Berkat dukungan Gubernur Kaltara Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, SH., M.Hum, Bupati/Walikota dan berbagai pihak termasuk Kemendikbud dan Kemenkes, KKI menjelaskan beberapa hari ke depan, akan berproses untuk diplenokan olehnya.

Hal itu pun ditunjang berkat peran RSUD dr. H. Jusuf SK yang saat ini berproses menjadi rumah sakit pendidikan.

Ketua Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) menanggapi pembentukan Fakultas Kedokteran UBT merupakan kebutuhan dan keniscayaan bagi provinsi ke-34 ini. KKI sebagai lembaga negara tentu mendukung tekad ini, karena sebagai suatu jalan untuk meningkatkan pelayanan kedokteran di masyarakat di Kaltara.

Baca Juga :  Dokter Pendamping Kontingen PWI Kaltara Pastikan Kondisi Atlet Bugar hingga Akhir Pertandingan

“Tanggal 16 Agustus akan dilakukan evaluasi. Tetapi, UBT sudah mendapatkan surat tugas dari Ditjen Dikti Kemendikbud serta mendapat rekomendasi dari Kementerian Kesehatan,” terang Prof. Dr. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed kepada benuanta.co.id, Ahad (14/8/2022).

Sebagai lembaga negara, pihaknya menjelaskan peran KKI yakni menjaga standar, kualifikasi dan kompetensi agar tetap terjaga. Oleh karena itu, KKI tetap mendukung namun harus mengikuti proses sesuai aturan baik UU Praktek Kedokteran dan aturan Konsil Kedokteran.

Lebih lanjut, pria yang melalang buana hingga ke Eropa ini, memastikan KKI telah menerima surat dari Rektor UBT, Dirjen Dikti dan Kemenkes, lalu juga menerima proposal pembukaan Fakultas Kedokteran dan nantinya kita akan evaluasi tanggal 16 Agustus 2022 ini.

Baca Juga :  Penggunaan Headset dan Earphone Dianjurkan Tak Lebih dari 60 Menit

“Kemudian akan ada visitasi langsung dari KKI, untuk melihat apakah proposal itu sudah sesuai dengan apa yang ditulis dengan kenyataan. Selanjutnya KKI akan plenokan dan pleno Konsil Kedokteran akan menetapkan, biasanya seminggu setelah visitasi,” sambungnya saat dijumpai pewarta.

“Insyaallah, saya lihat kenyataannya sudah terpenuhi. Namun harus tetap berproses sesuai aturan. Bisa saja tahun ini keluar izinnya, saya optimis tahun 2023 Fakultas Kedokteran UBT sudah dapat dibuka,” katanya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr. H. Jusuf SK yakni dr. Rustam Samsuddin atas petunjuk Gubernur Kaltara mengaku telah siap menyambut progres rumah sakit pendidikan guna mendukung pembukaan Fakultas Kedokteran UBT.

Baca Juga :  Pengguna Vape Waspada Paru-paru Terjadi ‘Popcorn Lung’

Pihaknya tak menampik bahwa kehadiran Ketua Konsil Kedokteran Indonesia sangat diperlukan dalam memberikan arahan serta persiapan menjadi rumah sakit pendidikan.

“Bangunan kita seluas 13 hektare, kita siap menjadi rumah sakit pendidikan dalam rangka mendukung percepatan Pembukaan Fakultas Kedokteran UBT. Kita akan mendukung segala persiapannya,” kata Direktur RSUD dr. H. Jusuf SK yakni dr. Rustam Samsuddin dalam paparannya.

RSUD memastikan telah menyiapkan ruangan dan fasilitas khusus bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran UBT.” Mohon dukungannya dari Prof. Dr. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed di RSUD dr. H. Jusuf SK,” tutupnya.(adv) 

Reporter: Kristianto Triwibowo

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one × one =