oleh

Gladi Bersih Upacara HUT ke-77 RI, Kesiapan Paskibraka Nunukan Capai 95 Persen

benuanta.co.id, NUNUKAN – Mempersiapkan pelaksanaan peringatan Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia, yang akan jatuh pada 17 Agustus 2022 mendatang. Seluruh petugas upacara melaksanakan gladi bersih di lapangan kantor Bupati Nunukan pada Senin, 15 Agustus 2022.

Pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Kabupaten Nunukan beserta petugas dan peserta upacara melaksanakan gladi resik dilangsungkan dalam dua sesi. Pertama upacara detik-detik Proklamasi dan dilanjutkan dengan gladi upacara penurunan bendera.

Kepala Bidang (Kabid) Pemuda dan Olahraga pada Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Nunukan, Hj. Rina Dwi Julianti mengatakan untuk kesiapan Paskibraka yang akan bertugas 17 Agustus mendatang sudah mencapai 95 persen.

“Kami Disbudparpora dan tim pelatih yang terdiri dari TNI-Polri dan juga Purna Paskibraka Indonesia (PPI) kami mengklaim kesiapan paskibraka kita sudah 95 persen,” ujar Rina kepada benuanta.co.id

Rina menyampaikan, Paskibraka Nunukan telah melaksanakan latihan sejak tanggal 1 Agustus dan hingga hari ini melaksanakan gladi resik di lapangan Kantor Bupati sebagai tempat pelaksanaan upacara Hari Kemerdekaan RI.

“Setelah pengukuhan tadi pagi kita langsung melaksanakan gladi parade dan aubade,” katanya.

Selain kesiapan mental dari Paskibraka, keperluan logistik untuk bertugas nantinya juga sudah disiapkan 100 persen. Meski begitu, untuk untuk pelaksanaannya Rina berharap Paskibraka harus mempersiapkan mental agar tetap terjaga, sehingga pada saat pelaksanaannya semuanya berjalan dengan lancar.

“Kalau mereka latihan sudah terbiasanya tanpa dilihat orang, tapi pada saat nanti 17 Agustus mendatang semua mata pasti memandang ke mereka, jadi kita harapan kepada adik-adik Paskibraka untuk kesiapan mentalnya yang harus disiapkan,” ucapnya.

Tak kalah yang menjadi fokus perhatian dari seluruh peserta upacara seperti pembawa baki, danton, pasukan 17, pasukan 45 dan penggerek bendera juga akan menjadi fokus perhatian para tamu yang hadir.

Tidak hanya itu, selama pelatihan ada beberapa kali rombakan untuk mencari yang terbaik. Misalnya pembawa baki yang awalnya 8 orang, namun setalah diseleksi mengerucut menjadi 4 orang dan hingga akhirnya hanya terpilih dua orang yang menjadi pembawa baki untuk parade dan aubade.

“Untuk latihan Paskibra ini yang terakhir dilaksanakan sekalian gladi, karena besok sudah masuk hari tenang untuk persiapan hari Rabu jadi sudah tidak ada latihan lagi,” tandasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Nunukan, AKP Arofiek Aprilian Riswanto sebagai penanggungjawab upacara HUT RI mengatakan Paskibraka sudah sering kali melakukan latihan pengibaran dan penurunan bendera.

“Tadi ada beberapa hal yang disesuaikan, karena mengacu pada apa yang dilaksanakan di Istana Negara,” ujar Arofiek.

Ia menyampaikan pembagian kompi dibagi menjadi 4, yang mana kompi 1 terdiri dari TNI, kompi 2 teridiri dari Polri yang ditempatkan di daerah persiapan (DP) sebelah kiri. Lalu kompi 3 yang terdiri dari instansi vertikal dan kompi 4 yang teridiri dari pelajar yang di tempatkan di DP sebelah kanan.

“Jadi nanti selesai aba-aba trompet, baru ke 4 kompi ini masuk bersama-sama diiringi lagu Nasional Maju Tak Gentar oleh Kors musik MA All Ikhlas,” katanya.

Secara garis besar, menurutnya semua telah dipersiapkan dengan matang. Namun perlu menyesuaikan kembali susunan-susunannya, mulai dari personel Polres Nunukan, untuk seluruh komandan kompi (Danki), komandan upacara (Danup).

“Untuk parade upacara seluruhnya dari Polres Nunukan, sedangkan untuk aubade akan diambil ahli oleh Kodim,” tutupnya. (*)

Reporter : Novita A.K

Editor: Yogi Wibawa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

eight + one =