oleh

Nyuri Rp 10 Juta untuk Judi, Nasib Pria Ini Berujung di Balik Jeruji Besi

benuanta.co.id, NUNUKAN – Seorang pemuda terduga kasus pencurian pada Juni 2022 lalu terpaksa harus mendekam di balik jeruji besi. Pria berinisial MK tersebut berhasil diamankan Satuan Reskrim Polres Nunukan pada Senin, 8 Agustus 2022.

Kasat Reskrim Polres Nunukan, IPTU Lusgi Simanungkalit mengungkapkan kronologi kejadian pencurian terjadi pada Kamis, 9 Juni 2022 sekitar pukul 11.00 wita di Jalan Lingkar, Kelurahan Selisun.

Lusgi mengatakan, dari keterangan korban, saat itu korban sedang mengendarai sepeda motor miliknya yang melintas di Jalan Lingkar Pulau Nunukan menuju ke arah pelabuhan.

“Korban ini meletakkan tas kecil miliknya dengan menggantung di pengait bagian depan bawah jok motor,” Ujar Lusgi kepada benuanta.co.id, Selasa (9/8/2022)

Dikatakannya, di dalam tas milik korban berisi uang tunai sebesar Rp. 10.300.000, satu unit handphone, satu buah vapor dan surat-surat penting. Saat korban sampai di tempat tujuan yakni di pelabuhan, tas miliknya sudah hilang.

“Korban sempat berpikir mungkin tas tersebut terjatuh saat dalam perjalanan,” katanya.

Sebelum melapor ke personel satreskrim, korban sempat berupaya mencari tas tersebut di sepanjang jalan yang dilewatinya namun tidak menemukannya.

Dari hasil laporan korban, Satreskrim kemudian melakukan penyelidikan. Lalu tepatnya pada Senin, 8 Agustus 2022 Unit Pidum Sat Reskrim Polres Nunukan melakukan Pencarian terhadap dugaan pelaku yakni MK (32) di sebuah pondok rumput laut di jalan Jamaker.

“MK kita amankan dan ditemukan diduga barang bukti berupa satu unit handphone milik korban dan uang tunai Rp. 202.000,” bebernya.

Dari keterangan MK, saat itu MK tengah melintas di jalan ingkar lalu MK menemukan sebuah tas warna hitam yang tergeletak di jalan. Tanpa berfikir panjang, MK langsung mengambil dan membuka tas tersebut.

“MK mengatakan mengambil uang tunai tersebut dan hp, lalu membuang isi tas lainnya di sebuah kebun di depan kantor PU kab Nunukan,” ungkapnya.

Uang senilai Rp 10,3 juta tersebut dihabiskan MK untuk bermain judi online dan belanja kebutuhan sehari hari, sedangkan hp milik korban dipakai MK.

“MK dan barang bukti saat ini sudah kita amankan di Mako Polres Nunukan, untuk pasal yang disangkakan yakni Pasal 362 KUHP tentang Tindak pidana Pencurian.” Pungkasnya. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Matthew Gregori Nusa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

18 + seventeen =