oleh

Diawali Restu Ibu, Selle Mulai Bergerak untuk Pilbup Kabupaten Soppeng

benuanta.co.id, MAKASSAR – Legislator DPRD Sulsel dari Fraksi Partai Demokrat, Selle KS Dalle kian memantapkan langkahnya untuk bertarung di Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Soppeng di 2024 mendatang. Bahkan mantan Aktivis Kemanusiaan ini sudah mulai melakukan pergerakan.

Legislator DPRD Sulsel dua periode ini mulai aktif menyebar baliho di seluruh wilayah Kabupaten Soppeng. Baliho bertuliskan ‘Bismillah 2024 Sama-samaki Cappo’ telah tersebar di 49 desa dan 21 kelurahan.

Penyebaran Baliho Selle KS Dalle ini bertepatan 10 Muharram, Senin, 8 Agustus 2022. Kabarnya Selle kian mantap bertarung di Pilbup Soppeng setelah melakukan pertemuan keluarga besarnya sebanyak dua kali.

Menurut Selle KS Dalle, dimulainya pemasangan baliho tersebut berawal dari restu ibu kandungnya. Apalagi 10 Muharram diyakini umat Muslim merupakan waktu yang penuh keistimewaan.

“Alhamdulillah Ibu saya masih sehat. Ibu saya yang menyampaikan mulai 10 Muharram. Saya tidak tahu makna di balik itu. Tapi saya percaya, Haqqul Yakin, kalau dari ibu kandung pasti niatnya baik. Dan kalau Ibu mendoakan anaknya itu lebih makbul. Sehingga penghargaan saya kepada Ibu saya meminta untuk dimulai, kami ikuti. Bulan Muharram bagi kita banyak keistimewaan,” kata Selle melalui sambungan telepon, Selasa, (9/8/2022).

Sejauh ini, diungkapkan Selle, jaringan Tim Pemenangan menatap Pilbup Soppeng juga sudah terbentuk. Bagi Selle, Tim Pemenangan yang dimilikinya terbentuk ketika maju di Pileg DPRD Sulsel 2014 silam, dan otomatis sudah terbangun secara solid hingga sekarang.

“Kami sudah periode kedua di DPRD Sulsel, sehingga sejak dulu itu terbentuk dan terbangun secara baik komunikasi setiap saat. Cuman pesannya yang berbeda, kemarin calon DPRD, sekarang figur yang masuk dalam Pilkada Soppeng,” ungkapnya.

Selain itu, Selle menuturkan, pihaknya mulai aktif membangun komunikasi dengan figure-figur yang memiliki kans besar di Pilbup Soppeng mendatang.

“Saya kira biarkan proses yang menentukan bagaimana hasil akhirnya, dengan siapa kami berpasangan dan kami bekerja sama dengan partai apa. Semua komunikasi kami dengan beberapa figur punya niat hajatan yang sama,” katanya.

“Makanya kami memilih tagline ‘sama-samaki’. Karena itu sebagai ajakan, bagaimana kita sejak awal menempatkan bahwa kontestasi Pilkada tidak ada perbedaan di antara kita, kita setara. Kemudian kita mengajak ayolah bersama-sama berkomitmen membangun Soppeng ke depan dalam nuansa satu keluarga,” sambungnya.

Namun demikian, Selle enggan memastikan apakah maju sebagai 01 atau 02. Yang pasti, kata dia, punya kesiapan secara gagasan untuk membangun dan mengembangkan Soppeng ke depan lebih baik lagi.

“Nanti kita serahkan kepada masyarakat sejauh mana responnya dalam melihat dan menempatkan figur saya. Apakah cocoknya di 01 atau 02. Nanti lah prosesnya kita liat perkembangan-perkembangan bagaimana tren Masyarakat menghadapi Pilkada,” tandasnya.

Diketahui, selain Selle KS Dalle, nama lain dari fraksi Demokrat DPRD Sulsel yang hendak maju di Pilkada adalah, Fadriaty AS.

Sejauh ini, Fadriaty di gadang-gadang bakal turut meramaikan bursa pencalonan Pemilihan Bupati di Kabupaten Luwu. Hanya saja Fadriaty belum menyatakan kesiapannya secara terbuka untuk maju.

Menanggapi ini, Ketua Bappilu DPD Demokrat Sulsel, Andi Januar Jaury mengatakan Selle dan Fadriaty merupakan kader terbaik. Kedua figur ini, kata dia, masih menjadi nominasi formasi bakal calon legislatif (Bacaleg) Demokrat Sulsel di Pileg 2024.

“Mengingat tahapan DCS (Daftar Calon Sementara) masih panjang, sehingga dinamika yang berkembang nantinya juga akan menentukan apakah keduanya lanjut ke DCT (Daftar Calon Tetap) atau diarahkan untuk fokus ke pemilihan kepala daerah,” katanya.

Dengan keinginan kedua kader utama Demokrat Sulsel tersebut untuk maju di Pilkada, kata Andi Januar, setidaknya mereka mampu menaikkan elektoral partai berlambang mercy ini pada Pemilu Februari 2024 mendatang.

Di mana Selle KS Dalle sudah memastikan tidak maju lagi dalam Pileg 2024. Namun dia memilih  fokus untuk mendongkrak perolehan kursi partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Kabupaten Soppeng.

Kendati kursi Partai Demokrat di DPRD Soppeng hanya tiga. Masih dibutuhkan tiga kursi lagi untuk dapat mencalonkan tunggal pasangan calon Bupati-Wakil Bupati.

“Tentu saja saat itu terdapat garansi dari para kader utama ini terkait supporting elektoral pada Pemilu 2024. Ini sebuah ukuran garansi elektoral seperti yang saya maksud di atas kan? Ukuran-ukiran itu menjadi strategi partai kami dalam mengkombinasikan daya elektoral legislatif dan Pilkada,” tandasnya. (*)

Reporter: Akbar

Editor: Matthew Gregori Nusa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

2 + 3 =