Ernest Silvanus Diharapkan Mampu Dongkrak Eksistensi Pemuda Dayak

benuanta.co.id, BULUNGAN – Terpilihnya Ernes Silvanus, S,.PI,M., Si, sebagai ketua pertama dari organisasi Pemuda Dayak, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) ternyata diharapkan mampu mengangkat eksistensi para pemuda dayak, dalam berkarya untuk membangun Kaltara.

Diungkapkan salah satu tokoh masyarakat adat Dayak Kabupaten Bulungan, Tassa mengatakan siapapun yang akan menjadi ketua dari Pemuda Dayak Kaltara, harus dapat mendorong para pemuda dayak untuk terlibat lebih aktif dalam pembangunan daerah.

“Siapapun ketuanya harus kita dukung dan siapapun ketuanya harus dapat mendorong kita para pemuda dayak untuk mengangkat nama dayak, dari segi adat, kebudayaan dan berperan aktif dalam masyarakat,” kata Tassa saat dihubungi benuanta.co.id, Ahad 7 Agustus 2022.

Baca Juga :  APDESI Kaltara Menilai Kades Jabatan 9 Tahun Rawan Konsolidasi Politik

Tassa mengungkapkan dengan adanya prganisasi Pemuda Dayak, diharapkan juga dapat memperkaya kegiatan positif. Kususnya kegiatan yang berhubungan dengan masyarakat Kaltara.

“Artinya baik pemuda Dayak dan pemerintah derah harus bersinergi dalam membangun Kaltara. Apalagi saat ini semboyan kita ialah Kaltara di hati dan Kaltara Rumah Kita. Jadi, ayo kita bangun Kaltara ini,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Pemuda Dayak Kaltara, Ernes Silvanus menuturkan akan mempercepat pembentukan pemuda Dayak di masing-masing daerah yang ada di Kaltara.

Baca Juga :  Pengendalian Inflasi Tingkat Provinsi Kaltara Peringkat 5 Terbaik Nasional

“Nanti akan segera kita bentuk organisasi pemuda dayak di masing-masing kabupaten/kota yang ada di Kaltara,” kata Ernes.

Tak hanya itu, ke depan Ernes juga ingin setiap sub suku Dayak yang ada di Kaltara dapat lebih eksis dalam membangun organisasi pemuda Dayak. Misalnya eksis dalam adat-istiadat, seni dan kebudayaan.

“Setiap sub suku dayak inikan memiliki ciri khas adat-istiadat dan kebudayaan. Dan organisasi pemuda Dayak inilah yang akan menjadi wadahnya dalam memperkenalkan lebih jauh lagi adat dan kebudayaan Dayak,” imbuhnya.

Baca Juga :  Bertepatan pada Musyawarah II, Gubernur Sekaligus Resmikan Sekretariat DAD Kaltara

Selain itu, adanya organisasi pemuda Dayak ini juga, Ernes menginginkan agar suku Dayak yang ada di Kaltara ini tidak lagi merasa terpisahkan dengan adanya perbedaan dari sub suku. Melainkan hanya satu nama yakni suku dayak.

“Sub suku sebagai identitas kita memang tidak boleh hilang. Tapi ketika berbicara tentang organisasi, maka hanya ada satu nama yakni suku dayak. Karena tujuan utamanya organisasi ini dibentuk agar masyarakat dayak bersatu dalam membangun Kaltara,” pungkasnya. (*)

Reporter : Osarade

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *