oleh

Curi Barang Branded, Residivis Ulung Kembali Dibui

benuanta.co.id, TARAKAN – Tak butuh waktu lama Unit Jatanras Satreskrim Polres Tarakan mengungkap komplotan pelaku pencurian yang beraksi di rumah warga di Kelurahan Gunung Lingkas.

Setelah sebelumnya polisi berhasil meringkus AA pada 31 Juli 2022 saat melakukan aksi pencurian. Keesokan harinya, yakni 1 Agustus 2022 giliran RA yang merupakan rekannya sekomplotan AA dibekuk oleh Polisi.

Kasat Reskrim Polres Tarakan, IPTU Muhammad Aldi melalui Kanit Pidana Umum, IPDA Muhammad Farhan menjelaskan RA sempat terciduk warga namun berhasil kabur dan meninggalkan motornya di TKP pencurian yang ada di RT 5, Kelurahan Gunung Lingkas.

“Jadi ada beberapa perabotan rumah tangga yang hilang seperti TV merk Sharp, satu buah gas 12 kilogram, satu buah laptop asus dan dua tas merk Coach,” ujar Farhan, Jumat (5/8/2022).

Pelaku RA sendiri akhirnya ditangkap polisi di sebuah indekos yang ada di Karang Anyar sekitar pukul 21.30 Wita. Saat itu RA tengah beristirahat bersama beberapa orang.

“Pada saat kami amankan, berikut juga kami menemukan beberapa barang bukti yang diduga hasil curian,” lanjutnya.

Tak main-main, barang-barang hasil kejahatan yang ditemukan polisi di indekos tersebut tergolong barang mewah. Mulai dari tas Cristian Dior, Guess, Guci, Zara dan sepasang sepatu Pull and Bear serta barang branded lainnya.

“Kita juga menemukan handphone merk Poco yang diakuinya barang hasil curian,” sebutnya.

Belakangan ini juga diketahui pelaku RA merupakan mantan pelaku tindak kriminal atau residivis ulung.

Rentetan hukuman penjara juga pernah ia lalui pada tahun tahun 2012, 2014, 2015, 2017 dan 2019.

Sedangkan modusnya saat aksi pencurian tersebut, kedua pelaku melakukan pemantauan terlebih dahulu di rumah yang akan disatroninya.

“Jadi hari pertama dia mencari akses masuk, hari kedua beraksi dan sempat juga memposting barang curian di market place. Sempat ada yang dijual juga. Pengakuan RA sudah 10 kali melakukan pencurian selama dia bebas,” urainya.

“Pelapor saat ini sudah ada 3, dan barang-barang hasil curian ditimbun di rumah pelaku. Bahkan orang-orang yang ada di kos itu kita periksa tapi memang tidak terlibat,” kata Farhan menambahkan.

Tak hanya itu, polisi juga telah mengamankan penadah barang hasil curian kedua pelaku yang kini berstatus tersangka. Alhasil, menanggung perbuatannya RA disangkakan Pasal 363 Ayat 2 KUHPidana jo Pasal 64 Ayat 1 KUHPidana jo Pasal 65 Ayat 1 KUHPidana. (*)

Reporter : Endah Agustina

Editor: Yogi Wibawa

Klik link Video di Bawah👇

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

19 − eleven =