benuanta.co.id, TARAKAN – Dugaan pencatutan nama Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tarakan, dr. Devi Ika Indriarti, M. Kes oleh oknum tak bertanggungjawab membuat ia harus mengambil langkah hukum.
Devi mengatakan bahwa modus pelaku ini menggunakan fotonya dan menghubungi salah satu staffnya di Dinkes Tarakan.
“Staff di kantor (Dinkes) ada dua orang yang dihubungi, kemudian bertanya ke saya dikira nomor saya ganti. Sudah saya sampaikan tidak usah menanggapi. Tidak ditanggapi, jadi pelaku tidak sempat juga minta uang,” singkatnya saat ditemui usai pelaporannya di Satreskrim Polres Tarakan, Rabu (3/8/2022)
Terpisah, Kapolres Tarakan AKBP Taufik Nurmandia melalui Kasat Reskrim Polres Tarakan, IPTU Muhammad Aldi menjelaskan pencatutan nama ini sangat rawan menimpa pejabat. Rata-rata laporan yang diterima polisi, oknum tersebut meminta sejumlah uang dan mengaku-ngaku kenal dengan korban.
“Biasanya, korban mudah tertipu karena pelaku seolah-olah merupakan pejabat atau kenal dengan pejabat. Memanfaatkan foto pejabat yang dikenalnya untuk mengelabui korban,” tuturnya.
Ia mengimbau masyarakat jika menemui modus seperti ini, dengan sigap harus mengkonfirmasi dahulu ke yang bersangkutan sehingga tidak terjadi kerugian.
Ia melanjutkan terdapat pula laporan korban yang ia terima. Berdasarkan keterangan, korban tidak mengkonfirmasi kepada si pejabat tersebut atau orang yang bekerja di instansi pejabat ini. Sehingga, pelaku dengan mudah menipu korbannya.
“Akibatnya, korban mengikuti apa yang diminta pelaku, mulai dari mengirimkan pulsa hingga uang,” sebutnya.
“Secepatnya harus klarifikasi, kalau sudah intens sekali pelakunya sampai menghubungi terus, hubungi saja Polres Tarakan. Nantinya akan kami coba kembangkan siapa pelaku tersebut,” tandasnya. (*)
Reporter: Endah Agustina
Editor: Yogi Wibawa







