Keperluan Paskibraka, Pemkab Nunukan Kucurkan Dana Rp 388 Juta

benuanta.co.id, NUNUKAN – Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan mengalokasikan anggaran senilai Rp 388.651.200 juta khusus untuk Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Nunukan. Hal tersebut dilakukan dalam rangka memperingati HUT RI ke-77 pada 17 Agustus 2022 mendatang.

Kabid Pemuda dan Olahraga, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudporapar) Nunukan, Hj Rina Dwi Julianti yang mengatakan anggaran tersebut diperuntukkan untuk segala keperluan Paskibraka.

“Tahun ini anggarannya meningkat, jika dibandingkan dengan 2 tahun terakhir selama Covid-19, yakni untuk tahun 2020 anggarannya senilai Rp 296.033.000 juta, tahun 2021 yakni Rp 261.928.500 juta sedangkan untuk tahun ini Rp 388.651.200 juta,” ujar Rina kepada benuanta.co.id, Senin (1/8/2022)

Baca Juga :  Kejari Nunukan Sita Uang Tunai Rp 600 Juta dari Direktur PT KCI

Diungkapkannya, anggaran tersebut diperuntukan untuk keperluan makan dan minum peserta selama karantina, untuk obat-obatan, vitamin dan kebutuhan logistik.

Untuk kesiapan peserta Paskibraka Kabupaten Nunukan, Rina menyampaikan bahwa sudah hampir mencapai 100 persen. Karena keperluan logistik yang akan diberikan kepada peserta sudah tersedia semuanya.

Dijelaskannya, untuk keperluan logistik peserta seperti perlengkapan baju olaraga, sudah lengkap dari ujung rambut sampai kaki yakni topi, baju kaos, celana training, sepatu dan kaos kaki sudah tersedia hanya tinggal dibagikan kepada peserta.

Baca Juga :  Nelayan Asal Nunukan Dikabarkan Hilang, Tak Kunjung Pulang Usai Melaut

Hal tersebut termasuk untuk perlengkapan PDH yang akan digunakan saat pengibaran bendera 17 Agustus mendatang, di lapangan Kantor Bupati Nunukan yang saat ini proses penjahitannya sudah mencapai 90 persen.

“Itu sudah termasuk dari peci, atasan dan bawahan PDH lengkap dengan sepatu PDH, kacung merah putih, kaus tangan dan kaus kaki,” katanya.

Ditambahkannya, kepada 43 peserta Paskibraka akan mendapatkan fasilitas yang nyaman di Mess yakni ruangan kamar yang ber AC dan akan mendapatkan makan 3 kali sehari yakni sarapan, makan siang dan makan malam. Serta dua kali mendapat snack yakni untuk pagi dan sore hari.

Baca Juga :  Menyusul Tarakan, Dishub Nunukan Dukung Penerapan ETLE

“Pemkab juga mengapresiasi kepada 43 peserta ini, nantinya peserta akan mendapatkan uang saku senilai Rp 75 ribu per hari. Jadi itu terhitung sejak 1 Agustus hingga 17 Agustus.” pungkasnya.  (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Matthew Gregori Nusa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one + 17 =