Warga Pelosok Bersedia Divaksin tapi Jenis Vaksin Tertentu Tidak Tersedia

benuanta.co.id, BULUNGAN – Vaksinasi untuk masyarakat kembali digiatkan di Kabupaten Bulungan, kali ini menyasar ke daerah-daerah jauh dari Ibukota Kabupaten Bulungan. Hal ini tentunya untuk mengejar target yang selama ini belum tercapai utamanya vaksinasi booster.

“Pelaksanaan vaksinasi di Bulungan kita perluas. Tidak hanya masyarakat di perkotaan saja, pemberian vaksin juga menyasar masyarakat di pelosok desa,” ungkap Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan, drg. Ida Bagus Sidharahardja kepada benuanta.co.id, Jumat 29 Juli 2022.

Baca Juga :  BPN Bulungan Targetkan Sertifikasi 1.800 Bidang Tanah Tahun Ini

Dia menyebutkan vaksinasi booster di Bulungan masih rendah, sedangkan vaksinasi dosis pertama dan kedua telah melampaui target. Tidak bekerja sendiri, pemberian vaksinasi ini dilaksanakan atas kerja sama Dinkes Bulungan bersama Binda Kaltara.

“Tentunya untuk mengurangi risiko penyebaran Covid-19 makanya kita genjot melaksanakan vaksinasi secara masif,” ujarnya.

Kata dia, wilayah sasaran vaksinasi di pelosok desa dilakukan di beberapa kecamatan di antaranya Kecamatan Peso, Peso Hilir, Tanjung Palas Barat, Sekatak dan Tanjung Palas Timur.

Baca Juga :  Korban Kebakaran Jelarai dapat Bantuan Peralatan Masak, Kasur dan Bahan Makanan

“Pelayanan vaksinasi diperluas hingga ke pelosok kecamatan terutama desa capaian yang rendah,” paparnya.

Di tempat berbeda Koordinator Wilayah Bulungan Binda Kaltara Bagas memaparkan jika beberapa desa didapati masih rendah yang mendapatkan vaksin, seperti yang terjadi di Desa Long Lembu Kecamatan Peso Hilir.

“Antusias masyarakat di desa terjauh Kabupaten Bulungan sangat tinggi apalagi di Desa Long Lembu. Pada tanggal 21 Juli 2022 kita melaksanakan vaksin pertama kali di sana, kemudian besoknya kita kembali lagi, capaian di sana masih cukup banyak,” ucap Bagas.

Baca Juga :  Kebakaran Hanguskan 'Lagi' Usaha Warga di Bulungan

Dia menambahkan yang menjadi kendala, ada beberapa jenis vaksin yang dibutuhkan belum tersedia sehingga belum dapat diberikan vaksin.

“Kendalanya saat ini tidak semua jenis vaksin tersedia. Contohnya ada permintaan vaksin sinopham, vaksinnya kosong jadi masyarakat harus pulang lagi,” tutupnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *