benuanta.co.id, NUNUKAN – Ketua Asosiasi Rumput Laut Nunukan Kamaruddin mendatangi kantor Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) secara langsung. Kedatangannya pun langsung disambut oleh Gubernur Zainal A Paliwang.
Dikatakan Kamaruddin, kedatangannya bertemu dengan Gubernur Kaltara, menyampaikan apa yang perlu ditingkatkan di Kabupaten Nunukan khususnya rumput laut.
Seperti jembatan jeramba yang masih sangat dibutuhkan warga, kebun bibit rumput, tempat jemuran rumput laut, dan dermaga pembongkaran khusus rumput laut yang menggunakan perahu agar bisa mendukung proses pengangkutan.
“Saya datang itu untuk bersilaturahmi, dan tidak ada namanya dipersulit, karena Gubernur sangat menghargai yang ingin bertemu walaupun dia memiliki jadwal yang sangat padat,” kata Kamaruddin, kepada benuanta.co.id, Kamis 28 Juli 2022.
Ia berharap produksi rumput laut ini bisa ditingkatkan dan mengekspor melalui Nunukan secara langsung.
“Saya sangat bangga di era kepemimpinan Zainal A Paliwang, harga rumput laut itu terus beranjak kenaikan, sehingga masyarakat juga sangat senang,” jelasnya.
Kata Kamaruddin, apa yang sudah menjadi keluhannya juga ditanggapi positif oleh Gubernur Zainal.
Perlu diketahui harga rumput laut kering di Nunukan pada tingkat petani sudah mencapai Rp 37 ribu hingga Rp 40 ribu per kilogram, harga ini bisa juga bergantung terhadap kekeringannya. Apalagi peningkatan harga juga berdampak bagi masyarakat yang mengikat bentang bibit rumput laut yakni di kisaran Rp 13 ribu hingga Rp 15 ribu per ikatnya. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Yogi Wibawa







