benuanta.co.id, TARAKAN – Kebakaran speedboat Minsen Express tujuan Tarakan – Kabupaten Tana Tidung (KTT) yang membawa 21 penumpang diduga akibat korsleting listrik pada genset.
Salah satu penumpang asal Tarakan, Madenur (60) menjelaskan ia dan penumpang lainnya berangkat dari Pelabuhan SDF sekitar pukul 10.00 wita. Belum sampai di lokasi tujuan, ia dan penumpang lainnya dikagetkan dengan adanya gangguan arus listrik pada speedboat itu.
“Baru setengah jam jalan, ABK sepertinya ngasih tau kalau speednya terbakar, jadi dia ngambil Apar (alat pemadam kebakaran) dan disemprotin. Saya lihat juga di kaca belakang makin gelap kelihatannya dan penumpang pada berdiri semua,” jelasnya saat ditemui seusai kejadian, Senin (25/7/2022).
Setelahnya seluruh penumpang panik dan membuka seluruh jendela samping kiri dan kanan speedboat. Tak hanya itu, dipaparkan Made bahwa suasana semakin panas saat penumpang gaduh berteriak panik.
“Api sudah nyala itu di belakang (Speedboat) air juga surut itu, nah pas nyandar di bibir pantai langsung semuanya loncat masing-masing. Semuanya (penumpang) pada merayap menyelamatkan diri. Tidak bisa kalau tidak merayap karena lumpur dalam,” paparnya.
Madenur mengatakan bahwa ia hendak menuju ke Bebatu untuk bekerja. Dalam perjalanannya seluruh penumpang juga telah menggunakan pelampung.
Berita Sebelumnya :
- FLASH NEWS! Speedboat Minsen Tujuan KTT Terbakar di Jalan
- FLASH NESW! Begini Kondisi Penumpang Speedboat Minsen Tujuan KTT yang Terbakar di Jalan
“Jadi pas di lumpur itu kita langsung istirahat karena kecapean, kalau barang-barang mungkin ditinggal kali karena saya rasa banyak yang menyelamatkan diri. Kalau barang saya alhamdulillah utuh, hanya plastik isi kue saya tidak pikir itu,” katanya lagi.
“Katanya dari mesin, karena ABK yang di atas itu langsung ambil apar juga,” sambungnya.
Ia menyebut bahwa pada saat itu sempat ada speed dari Pemerintah Daerah (Pemda) KTT. Namun, ia dengan 8 penumpang lainnya kembali ke Tarakan menggunakan speedboat yang kebetulan melintas dari arah Sesayap.
“Bantuan itu cepat sekali datang, sekitar 15 menit lah sudah ada speed Pemda berhenti dan menolong itu tadi,” tandasnya.
Terpisah, nakhoda speedboat Minsen Express, Mustar menerangkan bahwa speedboat terbakar tepat di perairan Pas Payau. Ia menyebut bahwa api berasal dari atas speedboat.
“Dari genset (apinya), sempat dipadamkan dan menuju ke pantai dan penumpang turun dan semuanya penumpang tidak ada yang luka,” terangnya.
Sebagian barang penumpang, dikatakan Mustar tidak sempat diselamatkan karena barang berada di atas speedboat yang mana asal mula api membesar.
“Ya saya hubungi juga orang di sini (SDF) ada juga speed Pemda KTT, sebagian ke KTT sebagian ke Tarakan,” tutupnya.
Kesaksian penumpang lainnya, Makmur mengatakan belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran, karena saat api muncul speedboat langsung banting stir untuk menepi.
“Jadi kita lihat jelas apinya pas speedboat itu menepi, karena penumpang langsung keluar semua,” pungkasnya. (*)
Reporter : Endah Agustina/Osarade
Editor : Nicky Saputra







