Genjot Sektor Perikanan, Pemdes Sepala Dalung Bantu Nelayan dengan Alat Tangkap Baru

benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Kembangkan pendapatan asli desa melalui sektor perikanan, Pemerintah Desa (Pemdes) Sepala Dalung Kecamatan Sesayap Hilir memberikan bantuan sejumlah alat tangkap kepada para nelayan lokal.

Bantuan tersebut diberikan langsung oleh Kades Sepala Dalung, Suryansyah kepada 24 kepala keluarga (KK) dari 2 kelompok nelayan lokal.

Suryansyah mengatakan, bantuan alat tangkap ini diharapkan dapat memotivasi para nelayan lokal untuk menghidupkan sektor perikanan Desa Sepala Dalung.

“Alat tangkap ini kita berikan agar para nelayan dapat terbantu dengan alat tangkap yang baru, sehingga mereka lebih semangat dalam mencari ikan ataupun udang,” kata Suryansyah, Rabu, 13 Juli 2022.

Baca Juga :  Beragam Inovasi dan Teknologi Dukung Grup PHI di Zona 9 Lampaui Target Produksi Migas 2025

Adapun jumlah alat tangkap yang diberikan berjumlah 26 alat tangkap dengan jenis yang berbeda-beda. Dimana semua alat tangkap ini dibeli dengan menggunakan dana desa ( DD) Tahun 2022, dari dana bidang ketahanan pangan.

“12 set pukat lengkap, 5 set jala lengkap, 8 set bubu lengkap, 1 set tugu lengkap dan semuanya menggunakan DD sebesar Rp63 juta,” ujarnya.

Baca Juga :  Kemenkop RI Dukung Penuh Permodalan Koperasi Merah Putih di Daerah

“Dan DD yang kita gelontorkan ini juga kita harapkan dapat kembali melalui para nelayan dengan peningkatan ekonomi sektor perikanan kita,” bebernya.

Suryansyah juga mengharapkan agar dana desa bisa digunakan untuk hal lainnya, seperti bantuan petani atau bantuan kemasyarakatan maupun untuk tujuan pembangunan.

“Tahun depan kita usahakan ada lagi bantuan seperti ini, karena kita juga berkomitmen akan bantu masyarakat agar menjadi masyarakat yang produktif,” ujar kades.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Lakukan Extra Dropping dan Gelar Operasi Pasar Sambut Ramadan dan Nyepi

Apa yang dilakukan oleh Kades Sepala Dalung itu mendapat respons positif dari Bupati KTT, Ibrahim Ali. Ia mengatakan kalau penggunaan DD memang harus digelontorkan untuk pembangunan masyarakat baik secara ekonomi maupun pembangunan fisik.

“Memang penggunaan DD harus seperti itu, karena DD ini diberikan untuk pembangunan desa baik pembangunan fisik dan non fisik. Asal penggelontoran DD-nya bermanfaat bagi masyarakat,” tukasnya.(*) 

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *