Minim Penerangan, Jalan di Depan Runway Bandara Rawan Laka Lantas

benuanta.co.id, TARAKAN – Penerangan Jalan Umum (PJU) menjadi objek vital. Terlebih jika malam hari, PJU ini menjadi kunci keselamatan masyarakat saat melakukan aktivitas di luar rumah.

Dalam pemasangannya pun, terpantau PJU di Kota Tarakan belum merata. Seperti wilayah di depan runway bandara Jalan Aki Babu hingga saat ini belum ada pemasangan PJU.

Padahal, lokasi tersebut rawan sekali terjadi kecelakaan, apalagi pada malam hari. Salah satu warga yang sering melintasi jalan tersebut, Sulaiman (53) yang berprofesi sebagai pengangkut kayu mengaku harus sangat berhati-hati melintas di jalan tersebut.

“Apalagi kalau sudah mau magrib itu saya paling wanti-wanti lewat situ, karena apa lampu truk ini kan juga tidak bisa diandalkan,” sebutnya saat dikonfirmasi, Selasa (12/7/2022)

Baca Juga :  Selama Ramadan Polres Tarakan Antisipasi Balap Liar hingga Penimbunan Bahan Pangan

Ia juga mewaspadai terjadinya kecelakaan lalu lintas karena terdapat 3 arus yakni ke arah masuk Bandara Juwata, ke arah perkotaan dan ke arah wilayah Utara.

“Sebenarnya tidak terlalu gelap sih karena ada lampu dari arah masuk bandara ini kan tapi ya tetap saja kurang, apalagi ini panjang sampai di depan kepiting soka itu nggak ada lampu jalannya, bagusnya sih ditengah-tengah lampu jalan itu,” beber ayah 2 anak itu.

Terpisah, Lilis (24) yang merupakan warga sekitar juga menganggap wilayah tersebut rawan karena selain tak ada PJU yang menerangi juga kecepatan kendaraan pengendara yang terkadang tidak masuk akal.

Baca Juga :  Satpol PP Tegaskan Penertiban PKL Kawasan Bandara Juwata Sesuai Perda

“Yang terakhir itu kan kecelakaan pick up itu, itu saya kagetnya luar biasa, karena mungkin sangking lajunya apa tidak melihat ada pembatas jalan di situ,” singkat Lilis.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tarakan, Ahmady Burhan mengatakan pihaknya perlu melakukan cross check terlebih dahulu terkait realisasi pemasangan 100 titik PJU yang akan pihaknya realisasikan.

“Kita cek dulu, karena 100 titik yang dimaksud itu kan yang dari pusat, karena saya juga belum bisa memastikan ke mana saja PJU yang 100 ini akan direalisasikan,” tuturnya saat dihubungi benuanta.co.id.

Menurutnya, semua wilayah termasuk wilayah tersebut menjadi atensi pihaknya namun ia tidak bisa memungkiri skala prioritas yang telah ditentukan.

Baca Juga :  Jelang Imlek, Polisi Cek Kesiapan Pengamanan di Tempat Ibadah

“Jadi, yang kita usulkan itu (PJU), mulai dari depan bandara sampai Pelabuhan Fery di Juata Laut, cuma kalau untuk skala prioritas yang 100 titik ini kita akan komunikasikan kembali nantinya,” urai Ahmady.

Pria yang akrab disapa Chico tersebut menegaskan bahwa 100 titik tersebut kemungkinan akan pihaknya realisasikan di tahun 2022 ini.

“Ini pemasangan baru PJUnya, harapan kita ini konteksnya punya anggaran kementerian ESDM jadi posisi kami juga kan harus koordinasi terus dengan teman-teman ESDM kami juga tidak bisa mengintervensi juga,” tandasnya. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli/Matthew

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *