benuanta.co.id, TARAKAN – Pencarian hari kedua terhadap Kapal Putera Senjai Jaya, akhirnya Tim SAR gabungan bersama kapal TB. Berau Coal 59 berhasil menyelamatkan kapal yang membawa 5 ABK itu.
Kapal Putera Senjai Jaya dikabarkan sebelumnya terombang ambing dibawa arus, sehingga membuatnya hilang kontak.
Hal itu diakibatkan oleh kerusakan beberapa fasilitas penunjang kapal, sehingga kapal nelayan pancing rawai ini dinyatakan hilang pada Kamis siang (7/7/2022).
“Kerusakan mesin dan jangkar kapal,” ujar Kepala Kantor SAR Tarakan Syahril SE melalui Kepala Seksi Operasi Basarnas, Dede Hariana, Jumat Sore (8/7/2022).
Pada Jumat pukul 12.15 WITA, Tim SAR Gabungan telah menemukan korban dengan kondisi selamat dan sehat. Kapal nelayan ini ditemukan pada koordinat 2°50’00” N 117°33’60” E atau jarak dari LKP ke lokasi korban sejauh 36,1 NM.
“Selanjutnya korban diserahkan kepada Keluarga yang bersangkutan di Tarakan,” tambahnya.
Sebelumnya, Tim SAR gabungan selama 2 hari telah menyisiri perairan antara Tarakan dan Pulau Bunyu serta perairan sekitarnya untuk melakukan operasi SAR.
Dilaporkan Tim SAR berdasarkan berita acara terkait, nasib Kapal Putera Senjai Jaya dan 5 warga Kelurahan Selumit Tarakan itu, tertolong dengan bantuan TB. Berau Coal 59 yang melintasi perairan tempat kapal itu terbawa arus.
“Crew nelayan melambaikan tangan ke TB. Berau Coal 59 untuk meminta pertolongan. Kemudian TB. Berau Coal 59 langsung mendekati kapal Putera Senjai Jaya untuk diikat disampingnya. 5 orang crew kapal dalam kondisi selamat dan sehat,” urai dia. (*)
Data korban selamat dalam pencarian meliputi :
1. Nama : Kahar
Umur : 39 thn/L
Alamat: Selumit
2. Nama : Hasbi
Umur : 30 thn/L
Alamat: Selumit
3. Nama : Nasrul
Umur : 28 thn/L
Alamat: Selumit
4. Nama : Eko
Umur : 28 thn/L
Alamat: Selumit
5. Nama : Aldi
Umur : 17 thn/L
Alamat: Selumi
Reporter: Kristianto Triwibowo
Editor: Matthew Gregori Nusa







