Industri Wedding Organizer Tak Boleh Dipandang Sebelah Mata

benuanta.co.id, NUNUKAN – Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kabupaten Nunukan, H. Junaidi membuka secara resmi Echo Wedding Expo 2022 di Paras Perbatasan, pada Senin 4 Juli 2022.

Dalam kesempatan tersebut H. Junaidi menyampaikan seiring dengan meningkatnya ekonomi dan gaya hidup di masyarakat, usaha salon, tata rias pengantin, dan wedding organizer sudah menjadi industri yang tidak boleh dipandang sebelah mata.

Sebab, pasangan calon suami istri yang hendak menikah, saat ini benar-benar memperhatikan secara detail pernak-pernik pesta pernikahan yang akan dilangsungkan. Mulai dari gedung, dekorasi, busana pengantin, tata rias, fotography, termasuk juga katering yang menyajikan makanan dan minuman bagi para tamu.

Baca Juga :  Dinkes P2KB Nunukan Tangani 70 Pelaku Usaha Baru PIRT

“Mereka pasti ingin pernikahan yang akan dilaksanakan benar-benar menjadi momentum istimewa, dan memberikan kenangan yang terindah di sepanjang hidupnya,” kata H. Junaidi, kepada benuanta.co.id, Selesai (5/7/2022).

Perkembangan wedding organizer saat ini tentu menjadi peluang bagi lapangan-lapangan kerja baru bagi masyarakat. Namun di sisi lain, harus diimbangi dengan hadirnya event organizer atau wedding organizer berkualitas dan profesional, yang mampu menjawab dan memenuhi tuntutan dan ekspetasi masyarakat yang terus meningkat tersebut.

Baca Juga :  Nekat Jualan Sabu, Dua Pemuda di Nunukan Diciduk Polisi

“Atas nama pemerintah saya menyambut baik kegiatan expo kali ini, sehingga masyarakat bisa melihat-lihat berbagai pernak-pernik pernikahan yang dipamerkan,” ujarnya.

“Melalui expo ini masyarakat juga bisa memberikan advis atau masukan-masukan kepada para pengelola wedding organizer untuk melakukan perbaikan-perbaikan,” tambahnya.

Sementara itu Officer Echo Wedding Expo, Selvi Tawani mengatakan, total peserta sebanyak 18 orang ini tidak hanya di Nunukan, Sebuku, Seimanggaris saja, namun ada dari Kota Tarakan setiap perwakilan dari kabupaten lain sebanyak dua peserta.

Baca Juga :  Curah Hujan Tinggi, Sejumlah Jembatan Penghubung di Krayan Selatan Rusak

Dia melihat selama ini yang sering terjadi para calon pengantin masih kesusahan dalam mengurus pernikahan mereka masing-masing, dan minim pengetahuan tentang dekor pernikahan.

“Dengan adanya event seperti ini make up atau salon yang belum terlalu terkenal di masyarakat bisa terkenal,” singkatnya. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *