benuanta.co.id, BULUNGAN – Mengalami kerusakan sejak tahun 2016 silam, turap atau sheet pile yang terpasang di sungai Selimau Kelurahan Tanjung Selor Timur sampai saat ini belum juga diperbaiki. Hal itu lantaran anggarannya belum memadai.
Turap yang digunakan sebagai dinding penahan gelombang air dan abrasi, terlihat masih rebah serta sebagian masuk ke dalam air. Pemerintah Kabupaten Bulungan selama ini belum dapat melakukan penganggaran untuk perbaikan karena anggaran pendapatan dan belanja (APBD) yang minim.
“Sudah pernah kita usulkan untuk perbaikan di tahun 2016 lalu. Hanya saja ketersediaan anggaran kita terbatas, akhirnya perbaikan belum bisa dilakukan sampai sekarang,” ujar Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala kepada benuanta.co.id, Selasa, 5 Juli 2022.
Dia mengatakan tidak berputus asa, pihaknya akan meminta bantuan kepada Pemerintah Provinsi Kaltara. Supaya turap yang ada tidak semakin rusak dan menyebabkan adanya abrasi sungai yang panjang.
“Pemkab Bulungan masih berupaya dengan berkoordinasi dengan Pemprov Kaltara. Karena jika mengandalkan APBD Bulungan sepertinya masih sulit untuk direalisasikan,” tuturnya.
Di tempat yang lain, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bulungan, Khairul mengatakan sampai saat ini belum ada anggaran yang dapat digunakan untuk perbaikan.
“Kami belum bisa melakukan perbaikan turap Selimau, karena anggarannya belum ada,” tuturnya.
Dia menambahkan, anggaran yang tersedia hanya untuk pengadaan konstruksi sheet pile dari Lebong hingga Teras Baru Kecamatan Tanjung Palas. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: Ramli







