Sempat Mogok, Asosiasi Kapal Angkutan Pedalaman Kembali Beroperasi, Ini Harapannya ke Pemda 

benuanta.co.id, NUNUKAN – Setelah melakukan aksi mogok beroperasi sejak Senin, 27 Juni 2022 lalu, sejumlah kapal pengangkut barang akhirnya kembali beroperasi.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Asosiasi Kapal Angkutan Pedalaman, Baharuddin Aras mengatakan sejak melakukan aksi mogok beroperasi kebutuhan pokok masyarakat di wilayah 3 ketersediaannya terbatas.

“Kami memutuskan untuk kembali beroperasi, karena kalau kapal kami tidak jalan bisa terjadi kerusuhan di wilayah sana,” ujar Baharuddin kepada benuanta.co.id, Sabtu  (2/7/2022)

Baca Juga :  Kompak Ngedar Sabu, Anak dan Bapak Dibekuk di Sebuku

Diungkapkannya, sebagai kapal pengangkut barang ke pedalaman yang diinginkan pihaknya dari Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan adalah adanya jaminan keselamatan. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari resiko-resiko penangkapan oleh aparat yang sering terjadi di atas kapal saat sedang berlayar.

“Yang kami inginkan itu ada jaminan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah, agar kami tidak merasa takut saat mengangkut barang, selama ini kami trauma barang pedagang yang kami bawa sering ditangkap oleh aparat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Hujan Deras, Air Genangi Dua Rumah dan Kampus Poltek Nunukan

Baharuddin menambahkan, kembalinya kapal pedalaman beropasi atas beberapa pertimbangan yakni untuk menghindari terjadi jolakan di wilayah 3. Selain itu, secara pribadi Baharuddin telah dihubungi oleh Ibu Bupati Nunukan supaya kapal pengakuan bisa segera kembali beroperasi, Jangan mogok lagi.

Ditambahkannya, asosiasi kapal angkutan pedalaman juga sudah melakukan pertemuan dan koordinasi secara pribadi dengan  Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Sudah saya sampaikan ke Kapolres, Dandim dan Danlanal kalau kami ini hanya mengakut barang sesuai dengan undang-undang pelayaran ini barang yang kami bawa bukan ilegal ini diambil di pasar Nunukan jadi tolonglah supaya tidak dipersulit lagi,” jelasnya.

Baca Juga :  Kubikel Sebaung Rusak, Listrik di Nunukan dan Sebatik Padam

Meski telah kembali beroperasi, namun pihak asosiasi kapal angkutan pendalaman berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan bisa mengeluarkan sebuah kebijakan yang bisa dijadikan jaminan keamanan oleh Nakhoda dan ABK saat sedang berlayar mengangkut barang ke pedalaman. (*)

Reporter: Novita A.K
Editor: Matthew Gregori Nusa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *