oleh

Permintaan Tak Digubris, Pelaku Tikam Temannya Pakai Pisau Dapur

benuanta.co.id, BULUNGAN – Diduga sakit hati saat meminta kembali uangnya yang dipinjam oleh korban. Seorang pemuda bernama AD (20) diamankan Polsek Sekatak lantaran menikam temannya sendiri.

Kejadiannya pada Jumat, 24 Juni 2022 sekira pukul 01.00 wita di lokasi tambang emas ilegal BRI Desa Sekatak Buji, Kecamatan Sekatak.

Kapolres Bulungan, AKBP Ronaldo Maradona T.P.P Siregar melalui Kapolsek Sekatak, IPTU Mahmud menuturkan pelaku AD sebelum menganiaya korban bernama AT alias Agu, sempat melakukan adu mulut hingga korban memukul pelaku.

“Para saksi menyaksikan jika korban sempat cekcok dengan pelaku AD hingga akhirnya korban memukul pelaku sebanyak 2 kali. Tidak terima pelaku pun membalas dengan menikam korban 1 kali,” ucap Kapolsek Sekatak IPTU Mahmud kepada benuanta.co.id, Ahad 26 Juni 2022.

Setelah korban rebah ke tanah, menurut saksi yang ada di lokasi kejadian, pelaku pun melarikan diri dan bersembunyi di salah satu pondok dan menyembunyikan pisau dapur yang digunakan menikam korban.

“Setelah terjatuh korban pun dilarikan ke Puskesmas Sekatak dan telah dirujuk ke RSD dr H Soemarno Sosroatmodjo untuk mendapatkan penanganan serius,” bebernya.

Berbekal keterangan saksi dan korban, akhirnya petugas pun melakukan pencarian terhadap pelaku. Tidak berapa lama akhirnya pelaku ditemukan beserta barang bukti pisau dapur yang digunakan pelaku menusuk korban.

“Sudah kita amankan pelaku, dia sembunyi di tenda milik temannya di daerah Grandmax,” ujarnya.

Kepada polisi, pelaku menjelaskan jika di hari Kamis 23 Juni 2022 sempat meminta uangnya kepada korban, namun mendapatkan jawaban tidak ada bahkan mendapatkan bahasa yang tidak mengenakkan hingga akhirnya di hari Jumat pelaku menusuk korban tepat dipinggang kirinya.

“Pelaku melakukan penganiayaan karena merasa sakit hati karena korban sering mengancam pelaku ketika menagih hutang sebesar Rp 1.100.000,” sebut Mahmud.

Dia menambahkan pelaku diamankan oleh petugas Polsek Sekatak di lokasi tambang emas daerah Grandmax pada hari Jumat tanggal 24 Juni 2022 sekitar pukul 11.30 Wita dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan di Mako Polsek Sekatak.

“Antisipasi adanya aksi balasan dari keluarga korban yang tidak terima dengan penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku. Makanya kita amankan segera,” pungkasnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi
Editor: Matthew Gregori Nusa

Klik link Video di Bawah👇

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

10 + 18 =