oleh

Terdapat 3 Jalur PPDB SMP di Bulungan, Simak Penjelasannya

benuanta.co.id, BULUNGAN – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada setiap satuan pendidikan di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Bulungan jalur zonasi mendapatkan proporsi terbesar.

PPDB tahun 2022 ini jalur zonasi diprioritaskan sebesar 80 persen kemudian disusul jalur afirmasi sebesar 15 persen dan jalur mutasi sebesar 5 persen. Dimana pada PPDB saat ini masih berproses.

“Tahun ini PPDB lebih diprioritaskan pada jalur zonasi kuotanya 80 persen pada setiap sekolah. Lalu disusul jalur afirmasi dan mutasi,” ucap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bulungan, Suparmin melalui Kasi Pendidikan Disdikbud Bulungan, Florida kepada benuanta.co.id, Kamis (23/6/2022).

Baca Juga :  Petani Siapkan Lahan, Kodim 0903/Bulungan Siapkan Pendamping Tanaman Sorgum

Dirinya menjelaskan, untuk persyaratan pada jalur zonasi para calon peserta didik harus memenuhi pertama surat domisili yang diterbitkan paling singkat 1 tahun. Kemudian usia dari jenjang sekolah dasar (SD) pertanggal 1 Juli itu umur 6 tahun dan diutamakan usia 7 tahun.

“Sementara untuk untuk usia SMP paling tinggi 15 tahun per 1 Juli tahun berjalan. Para calon peserta didik harus melampirkan ijazah atau dokumen lain yang menyatakan telah lulus atau dengan surat keterangan lulus,” tuturnya.

Baca Juga :  Perbaikan Jalan Menuju KIPI, Pemkab Bulungan Minta Bantuan Pusat

Florida lanjut menjelaskan, pada jalur mutasi harus memiliki surat penugasan orangtua dari instansi atau lembaga terkait yang memperkerjakannya. Lalu pada jalur afirmasi calon peserta didiknya berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu.

“Mereka ini yang menggunakan jalur afirmasi, harus memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS),” sebutnya.

Baca Juga :  Semarakkan Hari Jadi Kabupaten Bulungan dan Kota Tanjung Selor, Pemkab Laksanakan Persiapan

“Untuk penyandang disabilitas mereka harus mengantongi surat keterangan dokter atau psikolog dengan menyebutkan jenis disabilitas,” tambahnya.

Lalu yang terakhir, untuk jalur prestasi saat mendaftar maka harus memperlihatkan nilai rapor dalam 5 semester yang dilakukan oleh oragtua wali murid. Kemudian ada surat keterangan peringkat nilai rapor dari sekolah asal, piagam atau penghargaan bidang akademik maupun non akademik. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Matthew Gregori Nusa

Klik Link Video di Bawah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

four × five =